Artikel Terbaru

Pilih-Pilih Makan

Pilih-Pilih Makan
Salah satu masalah yang sering ditemui pada anak adalah kebiasaan pilih-pilih makanan atau biasa disebut picky eater. Kondisi ini sering ditemui pada usia balita karena mulai beralihnya mengonsumsi makanan dari cair ke jenis yang lebih padat.

Membentuk kebiasaan dan pola makan yang baik adalah proses yang memerlukan waktu. Meskipun seringkali membuat frustasi, tetapi demi kebaikan dan masa depan buah hati, hal ini tentu tidak boleh dibiarkan oleh para orang tua.

Berikut adalah beragam cara dan strategi yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghadapi anak yang suka pilih-pilih makan:

Hargai Nafsu Makan Anak Anda 

Tidak memaksa anak untuk makan atau menyantap camilan. Tidak menyuapi atau memaksa anak untuk menelan makanan atau menyuruh menghabiskan makanan. Karena hal ini hanya justru memicu suatu "pertarungan batin" anak terhadap makanan. Selain itu, anak Anda juga mungkin akan menjadikan momen atau jadwal makan dengan hal yang mencemaskan atau membuat mereka frustasi.
Biasakan memberi porsi makanan yang sedikit guna mencegah anak merasa kelebihan. Kebiasaan ini juga memberikan dia kesempatan menambah porsi secara mandiri.

Sajikan Makanan Dengan Variasi Menarik

Coba sajikan menu makannya dengan cara yang berbeda, Anda bisa mengemasnya dalam bentuk yang menarik, mulai dari susunan atau warnanya, hingga memberi nama yang unik pada sajian makanan yang disiapkan, misalnya "makanan jagoan". Bisa juga dengan mencampurkannya dengan sesuatu yang ia suka seperti olesan coklat. Dengan cara ini anak akan lebih mudah menikmatinya.

Libatkan Anak

Ajak anak belanja dan ikut memilih buah-buahan,sayuran, dan makanan sehat lainnya. Sesampainya di rumah, ajak juga ia untuk membantu mengolah, memasak, dan menyiapkannya di meja makan

Tidak Memberikan Makanan Yang Diminta Mendadak

Seringkali anak menolak makanan yang telah disiapkan dan meminta makanan lain. Jangan turuti permintaanya dan buatlah anak tetap duduk di meja makan pada waktu makan yang ditentukan, walau ia tidak makan.

Minimalisir Pengalihan/Distraksi

Matikan televisi, gadget, atau alat elektronik lainnya selama waktu makan. Ini akan membantu anak lebih fokus saat menyantap makanan.

Produk HDI Untuk Mengembalikan Nafsu Makan Anak

Kembalikan keceriaan nafsu makan anak Anda dengan mengonsumsi HDI Kids 3 sebagai pelengkap nutrisi harian anak Anda.

HDI Kids 3 khusus dikembangkan dari formulasi unggul Royal Jelly, Bee Pollen, dan Propolis yang hadir dalam bentuk tablet kunyah manis alami. Produk ini juga diperkaya vitamin C yang dapat memberikan anak Anda semua nutrisi penting yang dibutuhkan.

Sistem Pencernaan

Sistem Pencernaan
Ada banyak organ yang terlibat dalam dalam sistem pencernaan manusia untuk membuat makanan yang Anda makan dapat dicerna dan diserap oleh tubuh. Semua makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh akan melewati proses pengolahan di dalam sistem pencernaan.

Sistem pencernaan adalah sistem organ dalam tubuh manusia untuk menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui anus.

Sistem pencernaan meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan dengan melalui beberapa organ tubuh yaitu:

Mulut

Proses pencernaan dimulai dari mulut. Di dalam mulut, makanan digigit, dikunyah, dan dilumat hingga halus. Air liur yang bercampur dengan makanan akan memecah bahan kimia dalam makanan tersebut dan membuat makanan menjad lunak dan mudah ditelan.

Tenggorokan, Kerongkongan, dan Lambung

Setelah ditelan, makanan akan melewati tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus). Kerongkongan akan mengantarkan makanan yang sudah ditelan untuk diolah lebih lanjut di dalam lambung. Ketika masuk ke dalam lambung, makanan akan diaduk dan digiling. Lambung akan mengeluarkan zat asam dan enzim untuk melanjutkan proses pemecahan makanan. Di dalam lambung, makanan akan dibuat menjadi cairan pekat atau berupa pasta, dan selanjutnya akan didorong ke usus halus.

Usus halus

Usus halus terdiri dari 3 bagian, yaitu duodenum (usus 12 jari), jejunum (usus kosong), dan ileum (bagian terakhir dari usus halus). Duodenum bertanggung jawab untuk melanjutkan proses pemecahan makanan, sedangkan jejunum dan ileum bertanggung jawab untuk proses penyerapan nutrisi ke dalam aliran darah. Usus halus akan melanjutkan proses pemecahan makanan dengan menggunakan enzim yang dilepaskan oleh pangkreas, dan cairan empedu dari hati.

Usus Besar

Setelah nutrisi di dalam makanan diedarkan ke darah, maka tentunya ada sisa pencernaan makanan yang berupa limbah. Limbah yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh ini diolah terlebih dahulu di usus besar. Selanjutnya, usus besar akan mendorong limbah makanan yang berupa kotoran ke dalam rektum, yakni perhentian terakhir pada saluran pencernaan. Dan terakhir, Anda akan mulas dan melakukan BAB.

Produk HDI Untuk Kesehatan Pencernaan

Pastikan pencernaan Anda sehat dan bebas dari bakteri jahat dengan mengonsumsi produk perlebahan HDI, yaitu HDI Dynamic Trio Plus Enzymeminerals dan HDI Clover Honey.

HDI Dynamic Trio Plus Enzymeminerals dapat memperbaiki sistem pencernaan dan membantu mengeluarkan racun (detoksifikasi) dari sistem pencernaan.

HDI Clover Honey membantu kesehatan sistem pencernaan, mengatasi konstipasi, membantu penyerapan nutrisi dan menjaga keseimbangan bakteri yang menguntungkan dan menghambat bakteri yang merugikan penyebab tukak lambung.

Percaya Diri

Percaya Diri
Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud. Mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.

Percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Lain halnya dengan orang yang tidak percaya diri, seringkali terlihat membatasi kemampuan mereka, sebab mereka menganggap dirinya bukan siapa-siapa dan tidak memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain.

Tidak perlu kuatir, untuk menumbuhkan rasa percaya diri tidaklah sulit. Bila saat ini Anda masih bingung mau mulai dari mana, berikut ada beberapa tips membangun rasa percaya diri yang bisa Anda coba:

Berpikir Positif

Pikiran yang positif akan membawa Anda pada tingkat kepercayaan diri yang maksimal. Jauhi pikiran-pikiran negatif atau kecemasan atas komentar orang lain. Usahakan juga untuk berada di dalam lingkungan orang-orang positif yang saling mendukung.

Cintai Diri Sendiri

Saat bangung tidur, pergilah ke arah cermin terlebih dahulu dan lihatlah betapa berharganya diri Anda. Tumbuhkan rasa semangat untuk menjalani aktivitas hari ini. Tidak ada salahnya memuji penampilan diri sendiri di depan kaca. Ungkapkan semua kelebihan yang Anda miliki sebagai dorongan untuk terus percaya diri di setiap rutinitas yang dilakukan.

Belajar Memaafkan Diri Sendiri Dan Orang Lain

Setiap orang pernah melakukan kesalahan, namun jika Anda terus menyesalinya, maka Anda akan terus dihantui oleh hal tersebut dan terus merasa minder. Belajarlah untuk memaafkan diri sendiri atau orang lain yang pernah menyakiti. Dengan begitu, Anda bisa fokus menata masa depan dengan lebih percaya diri.

Berhenti Membandingkan Diri Sendiri Dengan Orang Lain

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain tidak akan ada habisnya, karena di atas langit masih ada langit yang lebih tinggi. Menerima apa yang sudah Tuhan beri dengan terus meningkatkan kemampuan adalah cara meningkatkan kepercayaan diri yang ampuh.

Radang Sendi Lutut

Radang Sendi Lutut
Radang sendi dalam dunia medis dikenal sebagai Osteoarthritis. Penyakit ini terjadi pada tulang rawan pelindung yaitu bagian dari tulang yang sering digunakan untuk bergerak. Radang sendi lutut merupakan salah satu kondisi yang umum dialami.

Radang sendi lutut merupakan penyakit yang berhubungan dengan usia. Semakin tua usia seseorang berarti semakin sering pula sendi lutut digunakan, sehingga memiliki risiko lebih tinggi terkena radang sendi lutut. Meski demikian, radang sendi lutut juga dapat terjadi pada usia muda karena faktor genetik, infeksi, kelebihan berat badan, atau cedera pada lutut.

Berikut gejala yang timbul apabila terjadi radang sendi lutut:

Terjadi Pembengkakan Pada Lutut

Gejala awal radang sendi lutut adalah peradangan pada bagian lutut yang ditandai dengan penimbunan cairan di lutut, sehingga lutut membengkak, nyeri saat ditekan, kulit daerah sekitar lutut berwarna merah dan terasa hangat bila disentuh. Pembengkakan ini terjadi terutama ketika lutut tidak melakukan aktivitas dalam waktu lama.

Bentuk Lutut Berubah

Radang sendi lutut kerap menyebabkan perubahan bentuk pada area lutut, yaitu tampak adanya cekungan karena melemahnya otot di bagian tersebut. Banyak orang tidak menyadari perubahan bentuk lutut ini sampai radang sendi sudah memasuki derajat yang lebih parah.

Lutut Mengeluarkan Suara Saat Digerakkan

Lutut mengeluarkan suara pada radang sendi lutut, karena sendi sudah kehilangan tulang rawan. Padahal fungsi tulang rawan adalah membantu menghaluskan gerak. Suara yang muncul adalah tanda bahwa sendi Anda bergerak pada permukaan kasar dan itu hanya terjadi pada orang yang mengalami radang sendi lutut.

Lutut Sulit Digerakkan

Saat terjadi radang sendi lutut, gerakan menekuk lutut atau berjalan, menjadi sulit dilakukan. Hal ini berkaitan dengan tulang rawan yang sudah tidak berfungsi secara normal lagi. Lama kelamaan keadaan bisa memburuk, hingga akhirnya Anda menjadi lebih sulit atau bahkan tidak bisa menggerakkan lutut lagi.

Produk HDI Untuk Radang Sendi Lutut

Konsumsi HDI Dynamic Trio + Glucosamine Sulphate karena produk ini dapat memperbaiki fungsi pergerakan sendi Anda, serta mengurangi rasa kaku dan pembengkakan akibat peradangan pada sendi.

HDI Dynamic Trio + Glucosamine Sulphate merupakan produk suplemen dengan formulasi khusus, yang telah terbukti manfaatnya dalam mengatasi masalah persendian yaitu Glucosamine Sulphate, Chondroitin dan MSM, dengan Dynamic Trio - Bee Pollen, Propolis, dan Royal Jelly.

HDI Dynamic Trio + Glucosamine Sulphate kombinasi luar biasa untuk kesehatan sendi Anda.

Kanker Serviks

Kanker Serviks
Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia membuat WHO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia. Setiap tahunnya tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di negeri ini.

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks.

Gejala kanker serviks tidak selalu bisa terlihat dengan jelas, bahkan ada kemungkinan gejala tidak muncul sama sekali. Seringkali, kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki stadium akhir.

Penyebab Utama Kanker Serviks

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh HPV (Human Papillomavirus). HPV adalah kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin. Ada banyak jenis HPV yang sebagian besar adalah virus yang tidak berbahaya. Tapi ada beberapa jenis HPV yang mengganggu sel-sel rahim untuk bisa berfungsi secara normal dan akhirnya bisa memicu kanker.

HPV sangat umum ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menjadi penyebab munculnya kanker serviks. Dari banyaknya jenis HPV,  ada 2 jenis virus HPV yang paling berbahaya, yaitu HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini menyebabkan 70 persen kasus kanker serviks.

Saat terinfeksi HPV, sistem kekebalan tubuh wanita mencegah virus untuk melukai rahim, tapi pada sebagian wanita, virus HPV bisa bertahan selama bertahun-tahun. Hal ini mengakibatkan sel-sel yang berada di permukaan leher rahim berubah menjadi kanker.

Lakukan Pemeriksaan Berkala

Untuk mengetahui kondisi rahim secara berkala, penting untuk rutin melakukan pemeriksaan pap smear. Biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan ini setiap 3 tahun sekali sejak wanita memasuki usia 21 tahun. Bagi wanita usia 30 tahun keatas dan ingin mengecek keberadaan HPV pada rahimnya, dapat melakukan tes pap smear tiap 5 tahun sekali.

Tes tersebut akan mengambil sampel sel dari serviks dan diperiksakan apakah ada perubahan sifat sel leher rahim. Selain pemeriksaan pap smear, vaksinasi HPV juga dapat dilakukan sebagai upaya mencegah kanker serviks. Vaksinasi ini dapat dilakukan untuk usia 9-26 tahun.

Produk HDI Untuk Kanker Serviks

Cegah sejak dini kanker serviks dengan mengonsumsi HDI Propoelix Plus. Karena produk ini terbukti efektif dapat mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh, serta berguna sebagai terapi tambahan pada kasus kanker.

HDI Propoelix Plus merupakan formulasi unik dari 4 bahan unggulan yang terbukti memiliki manfaat luar biasa,  dimana masing-masing bahan tersebut sudah didukung oleh studi ilmiah yang terbukti dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menekan pertumbuhan sel tumor dan kanker.

Ada 15.000 kasus kanker serviks di Indonesia dan itu membuat kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita nomer 1 di Indonesia.

Anda dapat turut mencegahnya dengan mengonsumsi HDI Propoelix Plus!

Paket Easi Starter 2018

Promo pembelanjaan pertama untuk Anda yang mendaftar member HDI. Kini telah tersedia 3 pilihan paket Easi Starter terbaru: Four Star E...

PROMO BULAN INI!

Dapatkan Diskon harga yang menarik!
  1. Paket Four Star Easi Starter
  2. Paket BSKIN Easi Starter
  3. Promo Paket Haircare Set
Hub. Tlp/WA 0821 9496 6109 pinbb. 5BDCC02E

POPULAR POSTS

Recent Comments

DAFTAR MEMBER HDI Scan / klik disini: