7 Habits of Highly Effective People

7 Habits of Highly Effective People

7 Habits tree
Covey menciptakan ide "mentalitas kelimpahan" atau "pola pikir kelimpahan", sebuah konsep yang menyebutkan bahwa seseorang mempercayai terdapat cukup sumber daya dan kesuksesan untuk dibagikan dengan sesamanya. Dia membandingkanya dengan "pola pikir kelangkaan" (contohnya: kompetisi yang merusak dan tidak perlu), yang ditemukan pada ide bahwa, jika orang lain menang atau berada dalam situasi sukses, itu berarti Anda yang kalah; tidak mempertimbangkan kemungkinan adanya kemenangan bagi kedua belah pihak (dalam satu cara atau lainnya) pada situasi yang terjadi. Individu dengan mentalitas kelimpahan akan mampu ikut merayakan keberhasilan orang lain daripada merasa terancam olehnya.


Covey menjelaskan model "Spiral ke atas" dalam bagian mengasah gergaji. Melalui hati nurani kita, bersama dengan kemajuan yang berarti dan konsisten, spiral akan menghasilkan pertumbuhan, perubahan, dan perkembangan yang konstan. Pada dasarnya seseorang selalu berusaha mengintegrasikan dan menguasai prinsip-prinsip yang diuraikan dalam 7 kebiasaan pada tingkat yang semakin tinggi pada setiap iterasi. Perkembangan selanjutnya pada kebiasaan apapun akan membuat pengalaman yang berbeda dan Anda akan mempelajari prinsip-prinsip tersebut dengan pemahaman yang lebih dalam. Model spiral ke atas terdiri dari tiga bagian: belajar, komitmen, melakukan. Menurut Covey, seseorang harus semakin meningkatkan pembelajaran hati nuraninya agar dapat tumbuh dan berkembang pada spiral ke atas. Ide pembaharuan dengan pendidikan akan mendorong seseorang menuju kebebasan personal, rasa aman, kebijaksanaan,dan kekuasaan.


7 KEBIASAAN MANUSIA YANG SANGAT EFEKTIF

Kebiasaan 1 : Jadilah Proaktif
You're in Charge

habit 1
Bersikap proaktif adalah lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa mendatang), dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan. Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain. Mereka lakukan ini dengan mengembangkan serta menggunakan keempat karunia manusia yang unik – kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi, dan kehendak bebas – dan dengan menggunakan Pendekatan Dari Dalam Ke Luar untuk menciptakan perubahan. Mereka bertekad menjadi daya pendorong kreatif dalam hidup mereka sendiri, yang adalah keputusan paling mendasar yang bisa diambil setiap orang.

Ambillah inisiatif dalam kehidupan dengan menyadari bahwa keputusan Anda (dan bagaimana mereka terkait dengan prinsip-prinsip kehidupan) adalah faktor determinasi primer untuk efektifitas dalam kehidupan Anda. Mengambil tanggung jawab terhadap pilihan yang Anda buat dan konsekuensi berikutnya yang mengikuti. Covey mengartikan tanggung jawab (resposibility) sebagai response - ability atau kemampuan untuk melakukan respon atas stimulus yang dihadapi.


Kebiasaan 2 : Merujuk pada Tujuan Akhir
Have a Plan

habit 2
Segalanya diciptakan dua kali – pertama secara mental, kedua secara fisik. Individu, keluarga, tim, dan organisasi, membentuk masa depannya masing-masing dengan terlebih dulu menciptakan visi serta tujuan setiap proyek secara mental. Mereka bukan menjalani kehidupannya hari demi hari tanpa tujuan-tujuan yang jelas dalam benak mereka. Secara mental mereka identifikasikan prinsip-prinsip, nilai-nilai, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan yang paling penting bagi mereka sendiri dan membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk melaksanakannya. Suatu pernyataan misi adalah bentuk tertinggi dari penciptaan secara mental, yang dapat disusun oleh seorang individu, keluarga, atau organisasi. Pernyataaan misi ini adalah keputusan utama, karena melandasi keputusan-keputusan lainnya. Menciptakan budaya kesamaan misi, visi, dan nilai-nilai, adalah inti dari kepemimpinan.

Temukan diri sendiri dan klarifikasi nilai-nilai karakter dan tujuan hidup Anda yang sangat penting. Gambarkan/bayangkan karakteristik ideal untuk setiap peran yang berbeda dan hubungan dalam hidup Anda.


Kebiasaan 3 : Dahulukan yang Utama
Work First, Then Play

habit 3Mendahulukan yang utama adalah penciptaan kedua secara fisik. Mendahulukan yang utama artinya mengorganisasikan dan melaksanakan, apa-apa yang telah diciptakan secara mental (tujuan Anda, visi Anda, nilai-nilai Anda, dan prioritas-prioritas Anda). Hal-hal sekunder tidak didahulukan. Hal-hal utama tidak dikebelakangkan. Individu dan organisasi memfokuskan perhatiannya pada apa yang paling penting, entah mendesak entah tidak. Intinya adalah memastikan diutamakannya hal yang utama.

Rencanakan, prioritaskan, eksekusi tugas-tugas mingguan Anda berdasarkan skala kepentingannya lebih dahulu dibandingkan skala urgensinya. Evaluasi apakah usaha yang sudah anda lakukan sudah sesuai dengan nilai karakter yang Anda inginkan, mendorong Anda semakin dekat pada sasaran, dan memperkaya peranan dan hubungan yang diuraikan dalam kebiasaan 2



Kebiasaan 4 : Berpikir Menang - Menang
Everyone Can Win


habit 4Berpikir menang/menang adalah cara berpikir yang berusaha mencapai keuntungan bersama, dan didasarkan pada sikap saling menghormati dalam semua interaksi. Berpikir menang/menang adalah didasarkan pada kelimpahan – “kue” yang selamanya cukup, peluang, kekayaan, dan sumber-sumber daya yang berlimpah – ketimbang pada kelangkaan serta persaingan. Berpikir menang/menang artinya tidak berpikir egois (menang/kalah) atau berpikir seperti martir (kalah/menang). Dalam kehidupan bekerja maupun keluarga, para anggotanya berpikir secara saling tergantung – dengan istilah “kita”, bukannya “aku”. Berpikir menang/menang mendorong penyelesaian konflik dan membantu masing-masing individu untuk mencari solusi-solusi yang sama-sama menguntungkan. Berpikir menang/menang artinya berbagi informasi, kekuasaan, pengakuan, dan imbalan.

Benar-benar berusaha untuk mencapai solusi atau perjanjian saling menguntungkan dalam hubungan Anda. Nilai dan hormati orang lain dengan memahami bahwa "kemenangan" untuk semua orang adalah suatu resolusi jangka panjang yang lebih baik daripada jika hanya satu orang saja yang telah mendapatkan keinginannya.



Kebiasaan 5 : Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu, Baru Dipahami
Listen Before You Talk

habit 5
Kalau kita mendengarkan dengan seksama, untuk memahami orang lain, ketimbang untuk menanggapinya, kita memulai komunikasi sejati dan membangun hubungan. Kalau orang lain merasa dipahami, mereka merasa ditegaskan dan dihargai, mau membuka diri, sehingga peluang untuk berbicara secara terbuka serta dipahami terjadi lebih alami dan mudah. Berusaha memahami ini menuntut kemurahan; berusaha dipahami menuntut keberanian. Keefektifan terletak dalam keseimbangan di antara keduanya.

Pakailah cara mendengarkan dengan empati agar dapat benar-benar dipengaruhi orang lain, yang akan mendorong mereka untuk balas mendengarkan Anda dan berpikiran terbuka untuk dapat Anda pengaruhi. Ini menciptakan suasana kepedulian, menghormati, dan pemecahan masalah secara positif.


Kebiasaan 6 : Wujudkan Sinergi
Together Is Better

habit 6
Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan caramu, melainkan cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah, memanfaatkan peluang. Tim-tim serta keluarga-keluarga yang sinergis memanfaatkan kekuatan masing-masing individu sehingga secara keseluruhannya lebih besar seperti ini mengesampingkan sikap saling merugikan (1 + 1 = 1/2). Mereka tidak puas dengan kompromi (1 + 1 = 1 ½), atau sekedar kerjasama (1 + 1 = 2). Melainkan, mereka kejar kerjasama yang kreatif (1 + 1 = 3 atau lebih).

Menggabungkan kekuatan dari beberapa orang melalui kerjasama tim yang positif, sehingga untuk mencapai tujuan tidak ada satu orangpun yang bisa melakukannya sendiri. Mendapatkan performa terbaik dari sekelompok orang dengan mendorong kontribusi yang berarti, dan pemodelan kepemimpinan inspirasional dan mendukung.


Kebiasaan 7 : Mengasah Gergaji
Balance Feels Best

habit 7
Mengasah gergaji adalah soal memperbaharui diri terus-menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang meningkatkan kapasitas kita utnuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif lainnya. Bagi sebuah organisasi, Kebiasaan 7 menggalakkan visi, pembaharuan, perbaikan terus-menerus, kewaspadaan terhadap kelelahan atau kemerosotan moral, dan memposisikan organisasinya di jalan pertumbuhan yang baru. Bagi sebuah keluarga, Kebiasaan 7 meningkatkan keefektifan lewat kegiatan-kegiatan pribadi maupun keluarga secara berkala, seperti membentuk tradisi-tradisi yang merangsang semangat pembaharuan keluarga.

Seimbangkan dan perpaharui sumber daya, energi, dan kesehatan Anda untuk menciptakan gaya hidup yang berkelanjutan, jangka panjang, dan efektif.


Rekening Bank Emosional

Rekening Bank Emosional mencerminkan tingkat kepercayaan dalam suatu hubungan. Seperti rekening keuangan di Bank, kita memasukkan simpanan ke atau melakukan penarikan dari rekening ini. Perbuatan-perbuatan seperti berusaha untuk memahami terlebih dulu, sikap murah hati, menepati janji, dan bersikap setia walaupun orang yang bersangkutan tidak hadir, meningkatkan saldo kepercayaan. Tidak murah hati, melanggar janji, dan bergosip tentang seseorang yang tidak hadir, mengurangi atau bahkan menghapuskan kepercayaan dalam suatu hubungan.


7 habit

sedang dalam editing ....

DAFTAR ISI | DAFTAR HARGA | DAFTAR PENYAKIT | DAFTAR PRODUK HDI | DAFTAR MEMBER HDI

PEMESANAN:
Tlp./WA. 0821 9496 6109
BBM 5BC75B8A


0 komentar :
Posting Komentar

Promo BSKIN Series 2017

New Promo BSKIN Series hadir karena kami menyadari bahwa BSKIN Cleanser adalah produk yang paling cepat habis dalam rangkaian perawat...

PROMO BULAN INI!

Dapatkan Diskon harga yang menarik!
  1. Paket Four Star Easi Starter
  2. Promo BSKIN Series 2017
  3. Paket BSKIN Easi Starter
Hub. Tlp/WA 0821 9496 6109 pinbb. 5BDCC02E

POPULAR POSTS

Recent Comments

Enterpriser




I001200518A
PIMALATI SARI

I001200510D
RUTH E.T PARDEDE

I001200463A
YAYUK SRI RAHAYU

I001192351G
HAFIDAH

I001192305E
CONG CIN MIN

I001190173G
KHAIRINA MUFIDA

I001186483B
RUSDIYANTO

I001186227K
SITI CHODIJAH

I001184756B
SUGIARTO

I001184757C
KARSIDI

I001184739G
SUKAENI

I001182519J
THAIB DJAFAR

I001182146K
SUPRIADI S.

I001182139C
WINDU YULI MARYATI

I001182083B
VIVI NYOO

I001182081L
DONY AGUS PRIYANTO

I001179843F
EVA JULIA SITUMEANG

I001179542B
RAHMAITUL BANCIN

I001170940B
ENGELHART TITUS LAMOGIA

I001171831B
TERIANA

I001170679E
TESA PRAYUGI PUTRA

I001169498A
YENNIE AYESHA SARAUN

I001162318D
WIWIK MEGAWATI

I001161220F
ERDINI ENGGAR SETYAWATI

I001161211H
NARULINDA

I001160109F
ATRI HENTINI

I001160107D
ISMAIL

I001160117C
JUNITA MARGARETH

I001140520H
FRANSISKA REMILA

I001154875H
SHERLY LIANI

I001148234L
RIRIN NURNIAWATI AS

I001148232J
SANIA GINA ANDREA

I001147672K
DHARMIKA WIJAYA SAKTI

I001146327G
YANNI HARMONIS

I001147008F
HASMAWATI RAWOSI

I001145101B
MAYA UNTARI

I001144324F
NOVI MARIA CHRISTIANI

I001140142D
DYAH PUSPASARI

I001132428A
MARSELLA

I001133096J
AHMAD JUAENI

I001132979B
INDAH YUNI WINDIASTUTI

I001132850E
ANDRY

I001127061B
ALEXANDRA WAHJUNI K

I001127054F
ENDAH SRI SETYOWATI

I001127041D
MATHILDE FRANSISKA WETA

I001130655K
EKA CAHYANINGSIH

I001127018C
ARIEF BUDIMAN

I001127087F
ELIONORA MARIA ELITAN

I001126963C
JUDITH M. FERDINANDUS

I001126999F
DIAN ANDRIANI

I001126998E
SUTARNI

I001126457C
WIDO SUPRAHA

I001125293E
SRINATUN

I001124489D
SYLVIA

I001123001A
FITRI NURWIYATI

I001122489F
PURWADI JATI NUGROHO

I001115110H
RESTU HERMALASARI

I001115102L
CAROLINE KOSASIH

I001114165J
MEILIN FASTINA

I001111745J
OCHTAFIANI

I001103950B
DEWI YULIANA

I001103926L
AGATHA AMELIA

I001100293H
ANDHO ORLANDO

I001095668C
SUNITA MUNTHE

I001093512C
IKA YULIANTI

I001088095J
RINTIS TRISTIANINGRUM

I001087613L
EMY DARMAWANTI

I001087831J
JUN KIUN KHOESWANTO

I001086615C
RISA YULIATRI

I001081711E
IMFI SUNG

I001081387L
ASTRI WINANTI

I001074826F
SITI NURJANAH

I001073951L
FAIZA ACHMAD

I001073549E
MARYATI

I001070974D
ANG IU NIE

I001070193D
JONATHAN PERANGIN-ANGIN

I930796H
DINA M. ROTUA NAPITUPULU

I962591B
IRAWATI

I964954L
FESKY TRISTANTY AS

I979692J
NOVITA LAMANTU

I984882G
NORVITA MANALU

I001003157B
SHINDU DARMAYANTI

I999971D
DINI ASTRIANA

I001001673C
MELISA

I001004494H
VANIA KRISTIANA

I001006208F
HESTI M HASAN

I001006583G
LUTVI SURYADI

I001006895L
BERTHARIA TIMOTIUS

I001009179G
LAE JULIA NURHAEDA

I001012249H
SHANTI SUTANTO

I001014371G
HAPPY MIRNAESTI W

I001014891K
RR TUTIK RATNA NINGSIH

I001018858F
EGIS SEPTIANA INDRIANI

I001018913F
WIWIK PRAMITA SARI

I001020737D
ELISABETH ENDAH ARSI WASANTI

I001021817F
INAYATUN

I001029925G
HENDRO NUR PRASETYO

I001034039G
MUAMMAR

I001034101C
NOVI DAMIRATANA

I001038419J
KOMANG LILIK MAHAYUNI

I001038843D
EFRIDA SARI NASUTION

I001039816J
YAN SARTIKA

I001040505E
FENTY KURNIA RAHAYU

I001040508H
SANTI HIDAYATI

I001040585H
NATHALIA SUSANTI TANAPUTRA

I001040586J
MUHAMMAD ALI HANAFIAH

I001041509H
ABDUL ROCHIM FAUZAN

I001041516D
DWI ISNAINI

I001048609B
AGUS ARITONANG

I001056494L
BUDI RAHAYU

I001058249F
SISKA DERIZA

I001059147B
MIELY


I001145104E
SAONA TALANTAN

I001066681A
ROFIQOH