Stroke

Stroke

stroke
Stroke adalah gangguan fungsi otak yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung lebih dari 24 jam karena gangguan suplai darah ke otak. Gangguan suplai darah ini dapat berupa Iskemia (kekurangan suplai darah) yang diakibatkan oleh trombosit (emboli) atau pecahnya pembuluh darah otak yang menyebabkan pendarahan otak.

Sedikit berbeda, WHO mendefinisikan bahwa Stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan syaraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.

Gangguan suplai darah ini dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel otak karena tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan sehingga daerah otak yang terlibat mengalami gangguan fungsi yang dapat berupa kelumpuhan separuh anggota tubuh, gangguan untuk mengerti dan mengucapkan perkataan serta gangguan penglihatan pada salah satu atau kedua mata.

Stroke berakibat kerusakan syaraf yang permanen, komplikasi dan kematian. Stroke adalah penyebab utama kecacatan pada dewasa di Amerika dan Eropa. Di dunia, Stroke merupakan penyebab kematian peringkat kedua setelah serangan jantung. 

Walau demikian, Stroke menjadi sangat menakutkan karena efeknya yang membuat seseorang menjadi tidak bisa lagi hidup secara normal dan terbatas. Secara hitungan ekonomis, Stroke menjadikan biaya hidup menjadi sangat mahal. Dari aspek sosial, Stroke "memaksa" seseorang menjadi asosial kerena keterbatasan dalam berinteraksi dengan orang lain.

Berhulu pada Gangguan Pembuluh Darah

Otak merupakan sistem syaraf paling kompleks dan rumit. Bahkan, beberapa ahli mengatakan bahwa otaklah pusat kehidupan tubuh seseorang. Karenanya, peranan otak sangat vital. Di sisi lain, dengan kinerja seperti itu, otak membutuhkan asupan nutrisi, cairan dan oksigen sangat banyak. Semua itu bisa didapatkan otak dari darah yang mengalir melalui pembuluh darah. Nah akibat utama dari gangguan pembuluh darah otak tak lain adalah Stroke.

1. Transient Ischemic Attack (TIA)
Adalah gangguan fungsi otak sepintas yang biasanya permulaannya cepat, sementara, kurang dari 24 jam, biasanya 90% kurang dari 4 jam, tanpa meninggalkan kecacatan. Setelah otak mendapatkan suplai darah kembali, gejala dapat hilang sempurna.

2. Stroke Iskemik Trombotik dan Embolik
Adalah gangguan fungsi otak akibat gangguan aliran pembuluh darah otak yang permulaanya akut dan sub akut, lebih dari 24 jam yang menimbulkan gangguan fungsi syaraf yang dapat menetap atau sembuh dengan gejala-gejala sisa. Stroke biasanya terjadi saat bangun tidur, dapat didahului oleh serangan TIA. Gangguan aliran darah ke otak ini disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah akibat aterosklerosis (trombosis) atau penyumbatan pembuluh darah oleh bekuan lemak atau darah dari tempat lain, misalnya jantung (embolik).

3. Stroke Perdarahan
Adalah gangguan fungsi otak yang terjadi cepat/akut akibat pecahnya pembuluh darah di otak; baik pembuluh darah arteri, vena maupun kapiler secara spontan dan bukan akibat trauma (kecelakaan). Pecahnya pembuluh darah dapat terjadi karena hipertensi, kelainan dinding pembuluh darah dan kelainan faal koagulasi.

Jenis-Jenis Stroke

Stroke terbagi menjadi 2 yaitu: Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik.
Stroke Iskemik adalah tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhannya terhenti. 80% Stroke adalah Stroke Iskemik.
Stroke Iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis yaitu:
Stroke Trombotik: Proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan darah.
Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah keseluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Stroke Hemoragik adalah Stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus Stroke Hemoragik terjadi pada penderita Hipertensi.
Stroke Hemoragik ada 2 jenis yaitu:
Hemoragik Intraserebral: Pendarahan yang terjadi di dalam jaringan otak
Hemoragik Subaraknoid: Pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

Tanda dan Gejala-Gejala Stroke

Seperti penanganan Penyakit Jantung Koroner (PJK)Stroke juga harus ditangani dengan cepat. Karenanya, melihat tanda dan gejala menjadi modal utama untuk memberikan penanganan yang memadai bagi penderita Stroke.

Berdasarkan lokasinya tubuh, gejala-gejala Stroke terbagi sebagai berikut:
  1. Bagian sistem syaraf pusat: Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik.
  2. Batang otak, dimana terdapat 12 syaraf kranial: Penurunan kemampuan membau, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
  3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, penderita menjadi mudah kebingungan.
Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal Stroke.

Faktor Risiko Tertinggi

Faktor risiko Stroke adalah kondisi, penyakit atau kelainan yang terdapat pada seseorang yang memiliki potensi untuk memudahkan orang tersebut mengalami serangan Stroke pada suatu saat.
  • Usia. Semakin bertambah tua usia, semakin tinggi risikonya. Tetapi itu tidak berarti bahwa Stroke hanya terjadi pada orang lanjut usia karena Stroke dapat menyerang semua kelompok umur.
  • Keturunan. Penelitian membuktikan bahwa ternyata Stroke terkait dengan keturunan. Faktor genetik yang sangat berperan antara lain adalah tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes dan cacat pada pembuluh darah. Cacat pada pembuluh darah (cadasil) mungkin merupakan faktor genetik paling berpengaruh dibandingkan faktor risiko Stroke lainnya.
  • Jenis Kelamin. Fakta menunjukkan bahwa lebih banyak perempuan meninggal setiap tahun karena Stroke daripada laki-laki. Namun di usia muda, insiden Stroke pada pria justru lebih tinggi daripada wanita.

Mencegah Stroke

Selain faktor risiko diatas, Stroke juga disebabkan oleh beberapa gangguan kesehatan dan gaya hidup tidak sehat.
Agar terhindar dari risiko Stroke, faktor-faktor tersebut harus dikendalikan, yaitu:
  • Tekanan Darah Tinggi. Tekanan darah tinggi adalah penyebab utama Stroke dan yang paling penting untuk dikendalikan. Pengobatan yang efektif pada tekanan darah tinggi merupakan alasan utama untuk mempercepat penurunan angka kematian Stroke.
  • Rokok. Racun dalam rokok mengurangi jumlah oksigen dalam darah, menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan memudahkan terbentuknya gumpalan darah. Nikotin dan karbon monoksida dalam asap rokok merusak sistem kardiovaskular dalam banyak cara. Cara satu-satunya adalah berhenti merokok.
  • Diabetes Mellitus. Diabetes merupakan faktor risiko independen untuk Stroke  Banyak orang dengan diabetes juga mengalami tekanan darah tinggi, kolesterol dan obesitas (kelebihan berat badan) yang hal ini dapat meningkatkan risiko. Walaupun diabetes dapat diobati, kehadiran penyakit ini masih akan meningkatkan risiko Stroke.
  • Atrial Fibrilasi atau penyakit jantung dengan denyut jantung tidak teratur di bilik kiri atas. Gangguan irama jantung ini meningkatkan risiko Stroke  Pada orang-orang berusia di atas 80 tahun. Atrial Fibrilasi merupakan penyebab utama kematian pada 1 diantara 4 kasus Stroke.
  • Kolesterol. Orang dengan kolesterol darah yang tinggi memiliki risiko Stroke.  Memperbaiki tingkat kolesterol dengan menu makan yang sehat dan olahraga yang teratur dapat menurunkan risiko aterosklerosis dan Stroke.  Dalam kasus tertentu, dokter dapat memberikan obat untuk menurunkan Kolesterol.
  • Pola Makan yang buruk. Makanan yang tinggi lemah jenuh, trans lemak dan kolesterol dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Makanan tinggi natrium (garam) juga berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Sebaliknya, diet yang mengandung lima atau lebih porsi buah-buahan dan sayuran per hari dapat mengurangi risiko Stroke.
  • Kurang Aktivitas Fisik dan Obesitas. Kurangnya aktivitas fisik dan Obesitas dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, Kolesterol darah tinggi, Diabetes, penyakit Jantung dan Stroke.

Penanganan Stroke

Ada beberapa tindakan atau prosedur medis bisa dilakukan pada saat masih berupa gejala ataupun saat sudah menjadi Stroke.
  • Jika ada gejala "prodromal" seperti pusing, sakit kepala dan insomnia maka segera periksakan diri ke dokter. Jika gejala prodromal tersebut dapat tertangani sedini mungkin, harapannya adalah serangan Stroke bisa dihindari.
  • Jika sudah terjadi stroke, penderita harus segera dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif. Semakin cepat penderita Stroke mendapatkan pengobatan akan semakin baik prognosa dari penderita tersebut.
  • Rehabilitasi. Perhatian dari keluarga dan orang terdekat adalah kunci keberhasilan dari tahap rehabilitasi. Melalui rehabilitasi, penderita Stroke belajar ketrampilan dasar kembali, seperti berbicara, makan, berpakaian dan berjalan. Tujuannya adalah untuk memperbaiki fungsi sehingga penderita Stroke menjadi mandiri.
Mahalnya Penyakit Stroke: Dampak Ekonomi dan Sosial Penyakit Stroke

Stroke menimbulkan dampak yang sangat besar dari segi ekonomi dan sosial karena biaya pengobatan dan perawatan sangat tinggi. 

Disamping itu Stroke juga menimbulkan dampak sosial akibat dari gejala sisa sehingga penderita tidak dapat lagi bekerja kembali seperti sediakala dan sosialisasinya dapat juga terhambat.

Penderita paska Stroke dengan gejala sisa permanen dapat menjadi beban ekonomi bagi keluarganya dan beban sosial bagi masyarakatnya karena tidak produktif lagi. Oleh sebab itu, pencegahan Stroke dengan paradigma sehat merupakan uapaya terbaik harus menjad salah satu program prioritas dalam kampanye penanggulangan Stroke.

Stroke dapat diobati dengan konsep mutakhir. Penderita Stroke akan dapat diselamatkan dari kematian dan cacat apabila dilakukan pengobatan yang cepat, tepat dan akurat pada waktu terjadi serangan, khususnya Stroke yang bukan pendarahan. 

Data dari penelitian menunjukkan bahwa penderita yang dalam waktu kurang dari 12 jam setelah serangan Stroke  penyembuhannya lebih baik dibandingkan dengan penderita yang datang dalam waktu lebih dari 12 jam setelah serangan.

Peranan Produk HDI terhadap Stroke

Produk perlebahan HDI merupakan salah satu solusi yang bisa kita manfaatkan dalam fase preventif (pencegahan), terapi maupun rehabilitasi. Karena selain kandungan produk perlebahan banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti asam amino esensial, protein, vitamin dan mineral, juga banyak mengandung antioksidan untuk menetralisir bahaya radikal bebas misalnya Polyfenol, Flavonoid, CAFE. Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa kandungan nutrisi tersebut mampu mengatasi dan menetralisir bahaya radikal bebas dan sekaligus membantu mempercepat pemulihan Stroke itu sendiri.

Produk HDI yang disarankan:

HDI Pollenergy 520
HDI Pollenergy 520 mengandung bee polllen. Seperti telah kita ketahui bersama di dalam bee pollen, terkandung nutrisi yang sangat lengkap. Salah satu fungsinya adalah menghambat proses degenarasi sel, memperbaiki metabolisme sel dan mempercepat pemulihan fisik. Bee pollen ini akan mempercepat pulihnya sel-sel syaraf akibat Stroke.
Anjuran pakai: 2 x 1 tablet/hari

HDI Bee Propolis
HDI Bee Propolis ini berfungsi mengurangi edema atau pembengkakan otak yang sering terjadi pada penderita Stroke  Edema otak pada Stroke menambah berat gejala yang terjadi pada penderita serangan Stroke  Bee Propolis juga berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh secara alamiah, memperbaiki gangguan pencernaan dan bersifat sebagai antioksidan.
Anjuran pakai: 3 x 1 tablet/hari

HDI Royal Jelly Liquid
HDI Royal Jelly sangat dianjurkan untuk penderita Stroke karena fungsinya adalah mempercepat regenerasi sel syaraf, sehingga sel-sel syaraf yang rusak saat serangan Stroke dapat segera pulih. Selain itu, HDI Royal Jelly juga bersifat menenangkan sehingga dapat meringankan gejala stres, seperti kecemasan dan depresi paska Stroke  HDI Royal Jelly juga bersifat neuroleptik sehingga meningkatkan kualitas tidur.
Anjuran pakai: 2 x 1 cth/hari

HDI Clover Honey
HDI Clover Honey merupakan larutan gula yang jenuh, yang sebagian terdiri dari fruktosa (38.5%) dan glukosa (31%). Selain karbohidrat, madu juga mengandung protein, asam amino, enzim, vitamin dan mineral. Madu kaya akan kandungan antioksidan seperti vitamin C, flavonoid, alkaloid dan kaya akan kandungan enzim.
Anjuran pakai: 2 - 3 x sendok makan.

Manfaat Produk HDI untuk penderita Stroke
  1. Meningkatkan stamina tubuh
  2. Membantu mengurangi faktor risiko Stroke
  3. Membantu melancarkan aliran darah
  4. Membantu memulihkan fungsi syaraf dan otot
  5. Mempercepat proses pemulihan kesehatan secara umum

DAFTAR ISI | DAFTAR PENYAKIT | DAFTAR PRODUK HDI | DAFTAR MEMBER HDI

PEMESANAN:
Tlp./WA. 0821 9496 6109
BBM 5BC75B8A


0 komentar :
Posting Komentar

Mengencangkan Kulit Wajah

Kulit wajah adalah bagian tubuh yang paling berisiko mengalami kerusakan. Hampir setiap hari terbalut makeup, terpapar sinar matahari,...

PROMO BULAN INI!

Dapatkan Diskon harga yang menarik!
  1. Paket Four Star Easi Starter
  2. Paket BSKIN Easi Starter
  3. Promo Paket Haircare Set
Hub. Tlp/WA 0821 9496 6109 pinbb. 5BDCC02E

POPULAR POSTS

Recent Comments