Tampilkan postingan dengan label INFERTILITAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFERTILITAS. Tampilkan semua postingan

Infertilitas - Sebab dan Pencegahan

Penyebab Infertilitas
Jika pasangan suami-istri melakukan hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi 2–3 kali seminggu, selama setahun, tetapi tidak kunjung mendapatkan tanda-tanda bahwa mereka akan memiliki seorang anak, mereka memiliki sedikit masalah. Tono Djuwantono, seorang spesialis kebidanan dan kandungan, dalam bukunya, menyebut masalah tersebut sebagai infertilitas.

Pertama-tama, kita perlu mengetahui, anggapan bahwa wanita adalah penyebab utama dalam kasus infertilitas adalah anggapan yang keliru. Dari keseluruhan kasus infertilitas, 25–40% kasus disebabkan oleh suami yang infertil, 40–55% karena istri yang infertil, 10% karena keduanya infertil, dan 10% karena penyebab yang belum diketahui.

Secara umum, terdapat lima faktor yang memengaruhi infertilitas, antara lain:
  • Koitus pria, 
  • Ovulasi, 
  • Serviks, 
  • Indung telur, dan 
  • Dinding perut.
Selain itu, penyebab infertilitas bisa meliputi gangguan organ dan sistem reproduksi pada kedua belah pihak pasangan yang melakukan hubungan seksual.

Gangguan Infertilitas

Gangguan-gangguan tersebut meliputi hal-hal berikut ini:
  • Infeksi di vagina yang meningkatkan keasaman vagina sehingga mengganggu gerak-masuk sperma menuju ovum.
  • Kekurangan hormon estrogen sehingga menyebabkan kelainan serviks.
  • Adhesi dalam indung telur yang menyebabkan sel telur wanita tidak bisa keluar dan pertemuannya dengan sperma terhambat.
  • Gangguan suplai darah pada perkembangan janin yang menyebabkan terjadinya keguguran.
  • Kelainan morfologis dan pergerakan pada sperma.
  • Kelainan ereksi pada organ genital laki-laki.
    • Infeksi pada organ genital laki-laki.
    • Kelainan pH dan kadar kimiawi pada cairan semen.
    • Radiasi terhadap organ reproduksi laki-laki.

Penanggulangan Infertilitas

Prof. DR. dr. Taufiq Nasihun, Sp. And, M. Kes, Dekan FK Unisulla Semarang, pada HDI Medical Consultant Meeting 2015 di Solo menjelaskan, ada pengaruh baik yang diberikan paduan produk perlebahan kepada kasus infertilitas.
“Menggunakan paduan madu, propolis, royal jelly, dan pollen adalah cara sederhana untuk mengurangi kerusakan sel sperma,” katanya saat menyampaikan materi Latest Infertility Treatment with Bee Product.

Kandungan-kandungan dalam produk perlebahan dapat membantu perbaikan sistem hormonal dan saraf, meningkatkan regenerasi sel reproduksi, mencegah infeksi bakteri, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan produksi homon testosteron dan memperbaiki kualitas sperma, serta yang lainnya.

Manfaat-manfaat tersebut pun telah dirasakan oleh banyak pasangan suami istri yang mengonsumsi produk perlebahan keluaran HDI.

Produk HDI yang dapat membantu:

Sperma Yang Berkualitas

Sperma berkualitas
Ketika Anda dan istri berencana untuk mempunyai anak, kesehatan reproduksi sang istri bukan satu-satunya hal yang harus diperhatikan. Kesehatan reproduksi suami sama pentingnya. Sperma mesti berkualitas untuk siap membuahi. Seperti apakah sperma yang berkualitas?

Pria membutuhkan sperma yang berkualitas dan sehat agar bisa membuahi sel telur pada wanita. Sperma yang sehat memiliki motilitas yang baik, sehingga bisa berenang melalui serviks dan uterus wanita untuk mencapai dan memasuki sel telur. Sperma yang normal memiliki kepala berbentuk oval dan ekor panjang, yang memudahkan untuk bergerak ke depan.

Tak hanya kualitas, kuantitas juga perlu. Anda bisa dikatakan subur jika ketika berejakulasi, semen yang dikeluarkan mengandung 15 juta sperma permililiternya. Dari ciri-ciri sperma berkualitas di atas, tentu kita sulit memeriksanya sendiri dan harus melalui pemeriksaan dokter untuk menentukan apakah Anda subur atau tidak.

Namun ada banyak cara untuk memproduksi sperma sehat, antara lain:
  • Pola makan sehat. Perbanyak buah-buahan dan sayur yang kaya akan antioksidan sehingga meningkatkan kesehatan sperma. Konsumsi makanan yang mengandung banyak asam folat seperti kacang, gandum utuh, dan sitrus. Konsumsi juga makanan yang mengandung banyak vitamin C dan vitamin E.
  • Jangan merokok dan minum alkohol. Jika Anda merokok, berhenti sekarang juga. Butuh waktu sekitar 3 bulan dari Anda berhenti merokok sampai Anda bisa memproduksi sperma baru yang lebih sehat.
  • Jaga berat badan ideal. Obesitas akan berpengaruh jelek pada kualitas sperma, selain pergerakannya berkurang juga menurunkan kuantitas.
  • Setia pada pasangan Anda. Infeksi menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea bisa menyebabkan infertilitas.
  • Cegah stres. Stres bisa menurunkan fungsi seksual dan menghambat hormon yang diperlukan untuk memproduksi sperma.
  • Hindari menggunakan lubrikan. Penggunaan lubrikan ketika berhubungan seks bisa menghalangi pergerakan sperma bahkan membunuhnya.
  • Menjaganya tetap “dingin”. Cegah bagian bawah sana “kepanasan” dengan tidak mengenakan celana dalam yang terlalu ketat. Jangan letakkan laptop di pangkuan Anda dan hindari berendam air panas atau sauna.
  • Kurangi kafein. Konsumsi kafein yang berlebihan akan mengurangi jumlah sperma.
  • Konsultasi dengan dokter. Mengenai obat-obatan yang Anda konsumsi, seperti antidepresan, antiandrogen, dan obat kemoterapi yang bisa mempengaruhi fertilitas.
  • Berhati-hati dengan pestisida, timah, atau racun lainnya.Jika Anda bekerja di bidang yang berhubungan dengan bahan kimia, gunakan pakaian dan perlengkapan yang melindungi dan hindari kontak kulit.
  • Berhati-hati pula mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung pestisida.Usahakan mengonsumsi makanan seorganik mungkin.
  • Perbanyak aktivitas fisik di keseharian Anda.


Pemicu Sulit Hamil

Pemicu Sulit Hamil
Banyak wanita yang sudah menikah sulit mengalami kehamilan. Di Amerika Serikat, 7,3 juta wanita mengalaminya, dan 10% di antaranya tak terdeteksi penyebabnya. Namun sejumlah pakar medis menduga penyebab ketidaksuburan berasal dari faktor lingkungan rumah yang terkontaminasi.

Lingkungan rumah yang tidak sehat bukan hanya dapat memengaruhi kesuburan wanita, tapi juga berdampak pada pria. Ini mungkin dapat membantu menjelaskan fakta yang menyatakan bahwa sebanyak 40% pria juga mengalami infertilitas.

Sofa, lantai, dan tempat-tempat lain di lingkungan rumah dapat berkontribusi sebagai penyebab ketidaksuburan. Bahkan, peralatan rumah tangga yang berasal dari plastik, berbagai bahan kimia, dan alat masak jenis tertentu juga bisa menghambat kehamilan.

Berikut pemicu sulit hamil yang diidentifikasi dari lingkungan sekitar sebagaimana yang telah dikutip dari halaman Shine:
  • Bahan Kimia. Konveyor kimia yang ditemukan di cat, pernis, thinner, resin, karet, pelumas, pewarna, detergen, isolasi, tinta, film, kosmetik, cairan pembersih, cat kuku, dan produk sejenisnya dapat mengganggu siklus haid bahkan bisa memicu keguguran. Pada pria, bahan-bahan kimia juga menurunkan kualitas sperma.

  • Sofa dan karpet. Bantal sofa, kursi mobil, karpet, casing perangkat elektronik tak jarang mengandung bahan kimia difenil eter bifenil (PBDE) yang dapat mengontaminasi darah. Dalam penelitian terbaru, wanita dengan kadar tinggi PBDE dalam darah membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil.

  • Sabun. Sabun antibakteri mengandung triclosan dirancang untuk melindungi pasien rumah sakit yang rentan terhadap infeksi. Triclosan juga ditemukan di sampo dan pasta gigi tertentu. Bahan kimia ini dapat mengganggu hormon endokrin dan telah terbukti mengganggu sistem reproduksi pada beberapa ikan tawar. Meskipun belum terbukti bahwa dampak triclosan bisa menghambat kesuburan manusia, tetapi Anda perlu mewaspadainya.

  • Plastik Elastis. Jangan biarkan tubuh terbiasa melakukan kontak dengan senyawa kimia phthalates yang biasa digunakan dalam produk plastik rumah tangga. Meski sudah muncul larangan penggunaan senyawa ini, namun tak jarang masih muncul dalam wujud cat kuku, tirai vinil shower, lantai ubin vinil, perekat, bahan bangunan, plastik, bahkan sex toy. Senyawa itu berpotensi mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma, serta mampu merusak DNA. Pada wanita, beberapa ilmuwan menduga bisa menyebabkan endometriosis, suatu kondisi yang mengganggu siklus menstruasi dan dapat mengganggu pembuahan.

  • Panci anti-lengket. Sejumlah produk panci anti-lengket mengandung senyawa perfluorinated yang dapat mempengaruhi reproduksi. Wanita yang memiliki kesulitan hamil lebih mungkin memiliki tingkat senyawa perfluorinated yang tinggi dalam darah mereka dibandingkan mereka yang mudah hamil.
Mulai kini, tinjau kembali lingkungan Anda. Pastikan keamanannya terutama jika sedang dalam program kehamilan. Segera hidup ramah lingkungan demi kesehatan.

Wujudkan Impian dengan Produk HDI

Perhatikan hal-hal di atas agar impian memiliki buah hati dapat diraih. Menghubungi dokter ahli kandungan adalah solusi terbaik guna mengetahui kepastian penyebab dan treatment yang tepat dan efektif. Lakukan tes pada kedua pasangan agar hasilnya kian optimal dan menyeluruh.

Jika hasil lab sudah didapat, segera lakukan terapi yang sesuai. Sebagai bahan solusi alami dan mudah, memakai produk perlebahan dari HDI sangat dianjurkan. Karena selain alami, juga tidak membebani baik secara ekonomi maupun waktu. Selain itu, memakai produk perlebahan tidak bertentangan dengan perawatan medis yang dilakukan, justru menunjang perawatan.

Jika kedua pasangan sudah menjalami terapi, jangan lupa gunakan produk-produk alami yang aman untuk mempercepat kehadiran si buah hati. Produk yang dapat digunakan untuk mempercepat impian pasangan tersebut adalah HDI Royal Jelly, HDI Bee Propolis, dan HDI Pollenergy 520. Ketiga produk tersebut dapat dikonsumsi oleh suami istri.

HDI Royal Jelly memiliki sifat regenerasi yang dapat membantu memperbaiki sistem reproduksi serta membantu menormalkan sistem hormonal, selain itu royal jelly juga membantu mengurangi stres yang dipercaya merupakan salah satu faktor penyebab infertilitas.

Produk lainnya adalah HDI Bee Propolis dan HDI Pollenergy 520. Propolis berfungsi sebagai penopang daya tahan tubuh sehingga tahan dalam menghadapi penyakit, sementara itu pollen yang memiliki khasiat meningkatkan energi. Perlu diketahui bahwa, kesehatan tubuh adalah faktor yang tidak kalah pentingnya dalam menopang individu untuk bereproduksi.

Sementara bagi pria, rangkaian produk HDI penting guna membantu meningkatkan kesehatan serta fungsi seksual pria. Berbagai penelitian telah menemukan cara aman untuk mengatasi masalah infertilitas pada pria adalah memakai produk alami. Salah satu yang direkomendasikan adalah produk perlebahan dari HDI.

Dengan produk HDI, perbaikan sel-sel dan pertahanan tubuh akan menopang reproduksi sperma secara optimal. Memperbaiki sel-sel yang rusak dan memperkuat sel tubuh adalah salah satu cara agar seksualitas kembali normal.

Gangguan Kesuburan Pria

Gangguan Kesuburan Pria
Seringkali gangguan kesuburan atau Infertilitas dianggap sebagai suatu kelainan. Padahal, infertilitas termasuk salah satu penyakit pada sistem reproduksi manusia. Akibat yang ditimbulkan pun bisa fatal, yakni terjadinya kemandulan.

Gangguan kesuburan adalah penyakit. Dimana penyakit itu bisa saja mengenai pada kedua pasangan. Berbeda pada penyakit katarak, amandel atau penyakit jantung yang cuma satu pasiennya.

Gangguan sistem reproduksi masalahnya dapat berasal dari otak, indung telur, rahim, atau rongga perut, tumor / kista. Untuk mengetahui penyebab gangguan kesuburan dapat dilakukan konsultasi dan pemeriksaan fisik, ultrasonografi (USG), histerosalfingografi (HSG), dan analisa sperma. Bahkan jika diperlukan, dapat dilakukan histeroskopi, laparoskopi dan laboratorium hormon, imunologi dan genetik.

Penting bagi pasangan suami istri untuk melakukan pemeriksaan atau konsultasi kepada dokter seputar masalah kesuburan. Periksa minimal satu tahun setelah menikah dan telah melakukan hubungan seksual secara teratur. Tapi kalau wanitanya sudah di atas 35 tahun dan ada riwayat infeksi, endometriosis, dan gangguan haid, menikah 6 bulan saja sudah harus langsung diperiksa.

Sementara itu, pemeriksaan gangguan kesuburan harus difokuskan kepada pasangan, bukan suami atau istri saja. Baik suami-istri dianjurkan hadir bersama setiap melakukan kunjungan pemeriksaan gangguan kesuburan, agar keduanya mengerti tentang penjelasan, pilihan dan anjuran yang diberikan serta mendapatkan kesempatan yang sama untuk bertanya langsung.

Konsultasi yang teratur akan memberikan kesempatan kepada dokter untuk meninjau ulang dan mengupas hasil pemeriksaan dan menentukan pengobatan lebih lanjut. Pemeriksaan gangguan kesuburan dimulai dengan pertanyaan terinci tentang riwayat kesuburan dan kesehatan dahulu serta pemeriksaan fisik secara umum terhadap suami dan isteri.

Kelainan organ reproduksi sebagai salah satu faktor penyebab gangguan kesuburan, umumnya dapat terjadi di masa balita, masa pra-remaja (10-12 tahun) dan masa remaja (13-18 tahun) dan bisa diketahui dengan segera, dan sebagian besar bisa ditangani medis.

Pria penyebab utama gangguan kesuburan?

Kebanyakan masyarakat sekarang ini selalu memposisikan wanita sebagai pihak penyebab kegagalan dalam memperoleh momongan. Padahal, masalah gangguan kesuburan (infertilitas), paling besar berasal dari faktor suami.

Sekarang ini telah diketahui bahwa infertilitas pada suami, merupakan penyebab utama gangguan kesuburan pada sekitar 20% pasangan infertil serta merupakan faktor penunjang yang penting pada 20-40% pasangan inferti yang lain. Gangguan kesuburan pada suami bisa disebabkan oleh berbagai hal. Sayangnya, sebagian gangguan kesuburan infertilitas pada suami belum diketahui penyebabnya. Meski begitu ada 4 hal yang umumnya menjadi penyebab gangguan pada pria.
  1. Bentuk anatomi dan fungsi organ reproduksi suami. Gangguan kesuburan pada suami bisa disebabka oleh kelainan bawaan, infeksi trauma, atau akibat pembedahan. Kelainan bawaan muara saluran kemih pada pangkal bawah penis menyebabkan gagalnya peletakan air mani di vagina dalam.
  2. Kesehatan tubuh secara umum suami. Diabetes mellitus bisa menyebabkan impotensia dan gangguan fungsi leher kandung kencing, sehingga air mani bukan diejakulasi keluar penis, tetapi masuk ke dalam kandung kencing. Selain itu, panyakit yang menimbulkan panas (demam) bisa mengakibatkan penurunan jumlah sperma dan penurunan motilitas sperma.
  3. Pola hidup (kebiasaan) suami. Pola hidup tertentu bisa mempengaruhi kesuburan seorang pria, antara lain: aktivitas fisik yang kurang, gizi kurang, hubungan seksual yang bebas, mengkonsumsi antibiotik (sulfasalazin, eritronisilin dan tetrasiklin), sering terpapar secara aktif radiasi elektromagneteik (penggunaan handphone).
  4. Keadaan kejiwaan suami. Stres kejiwaan yang berlangsung lama bisa menyebabkan penurunan kualitas sperma, dan begitu pula penanggulangan stres kejiwaan dengan obat anti depresan, bisa menyebabkan penurunan jumlah sperma.
Selain itu, masalah kesuburan pada pria bisa berupa gangguan pada proses reproduksi sperma, gangguan pengeluaran sperma, serta adanya defisiensi hormon testoteron. Hal tersebut bisa terjadi akibat kondisi semenjak lahir (bawaan) atau terjadi setelah dewasa (didapat).

Kualitas kesuburan seorang pria hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan sperma analisa. Caranya dengan mengumpulkan sperma seorang pria dengan cara masturbasi, kemudian spermanya tersebut ditampung dan diperiksa dibawah miskroskop. Nanti ada kriteria yang normalnya bagaimana, keasamannya bagaimana, jumlah, morfologi, serta gerakan sperma.

Meski begitu, pada dasarnya 75% masalah kesuburan pria dapat diperbaiki sehingga memungkinkan untuk terjadinya fertilisasi/pembuahan.

Secara garis besar ada 3 hal untuk mengatasi gangguan kesuburan pria.
  • Mengusahakan pola hidup sehat secara fisik maupun pikiran.
  • Terapi dengan obat-obatan guna meningkatkan metode tertentu untuk disfungsi ereksi dan gangguan ejakulasi.
  • Operasi untuk memperbaiki kerusakan pada organ reproduksi.

Produk HDI Untuk Kesuburan

Memiliki momongan tentu adalah impian setiap pasangan. Namun tidak sedikit yang mengalami kesulitan. Sebagaimana uraian diatas, sebagian besar infertilitas disebabkan oleh penyakit yang timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Agar impian memiliki buah hati dapat diraih, maka usaha yang baik dan tepat harus dilakukan. Usaha pertama adalah dengan meningkatkan kualitas hidup pasangan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Selain itu, jauhkan stres dari kehidupan rumah tangga agar keinginan memiliki momongan kian besar peluangnya.

Selain itu, periksalah keadaan kesuburan kedua pasangan di lab. Jika hasil lab sudah didapat, segera lakukan terapi yang sesuai. Sebagai bahan solusi alami dan mudah, memakai produk perlebahan HDI sangat dianjurkan. Karena selain alami, juga tidak membebani baik secara ekonomi maupun waktu. Produk yang dapat digunakan untuk mempercepat impian pasangan tersebut adalah HDI Royal Jelly.

Selain menyehatkan HDI Royal Jelly memiliki sifat regenerasi yang dapat membantu memperbaiki sistem reproduksi serta membantu menormalkan sistem hormonal. Selain itu, royal jelly juga membantu mengurangi stres yang dipercaya merupakan salah satu faktor penyebab infertilitas.

Produk lainnya adalah HDI Bee Propolis dan HDI Pollenergy 520. Propolis berfungsi sebagai penopang daya tahan tubuh sehingga tahan dalam menghadapi serangan berbagai penyakit. Sementara itu, pollen yang memiliki khasiat untuk meningkatkan energi.

Perlu diketahui bahwa, kesehatan tubuh adalah faktor yang tak kalah dalam menopang individu untuk bereproduksi. Jika salah satu pasangan adalah diabetasi, maka ganti atau kurangi konsumsi gula Anda. Sebab diabetes adalah salah satu faktor yang bisa menurunkan daya tahan tubuh sehingga kesuburan menurun.

Sebagai ganti gula, gunakanlah HDI Clover Honey. Selain murni karena dari madu alami, kandungan berbagai zat didalamnya terbukti sangat ampuh dalam memperbaiki kualitas hidup penderita diabetes.

Memperoleh keturunan adalah kerjasama apik antara suami istri. Tetapi kerjasama itu tentunya tidak bisa melupakan peran serta "pihak ketiga" yaitu Tuhan Sang Pencipta.

Dismenore - Nyeri Haid

dysmenorrhea
Dismenore (Dysmenorrhea) adalah nyeri atau kram perut menjelang haid yang biasanya dimulai sehari sebelum mulai menstruasi dan dapat berlangsung hingga 2-3 hari.

Dismenore merupakan hal yang normal atau fisiologis. Dismenore yang dirasakan setiap wanita berbeda-beda, ada yang merasa biasa namun ada yang sampai tidak dapat menjalankan aktivitas.

Ada 2 jenis Dismenorea yaitu:
Dismenorea primer : Dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh. Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon Prostaglandin

Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Kontraksi dinding rahim

Apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh setiap wanita ketika merasakan nyeri perut saat haid? Selama siklus haid, endometrium (otot rahim) akan menebal untuk mempersiapkan kehamilan. Setelah ovulasi (pelepasan sel telur), jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma maka tidak akan terjadi kehamilan, sehingga jaringan pada uterus (rahim) yang menumpuk tidak lagi dibutuhkan dan harus dibuang. Itulah yang disebut haid.

Selama periode haid, terjadi pelepasan hormon Prostaglandin dan mediator inflamasi yang akan merangsang uterus untuk berkontraksi. Ketika terjadi kontraksi otot uterus, pembuluh darah sekitarnya akan ikut mengecil secara teratur sehingga terjadi pengurangan pasokan darah ke jaringan endometrium dan kemudian jaringan menjadi rusak dan mati. Kontraksi uterus kemudian berlanjut sehingga ikut memeras jaringan endometrium yang sudah tua dan mati keluar melalui serviks (leher rahim) menuju vagina.

Kontraksi uterus dan kurangnya pasokan oksigen sementara di jaringan sekitar menjadi sebab timbulnya nyeri atau kram perut yang sering dialami selama haid. Wanita yang memiliki kadar hormon Prostaglandin yang tinggi akan mengalami kontraksi uterus yang lebih kuat, sehingga selanjutnya akan merasakan sakit perut yang lebih hebat.

Selain menyebabkan timbulnya nyeri perut, Prostaglandin juga bertanggung jawab terhadap keluhan muntah, diare, dan sakit kepala yang kadang terjadi saat haid.

Biang Endometriosis

Memang, nyeri haid dapat dianggap sebagai hal yang biasa, asalkan tidak berlebihan. Nyeri haid yang berlebihan adalah salah satu tanda primer Endometriosis sehingga dapat menyebabkan terganggunya sistem reproduksi. Endometriosis adalah penyakit yang terjadi akibat tumbuhnya selaput lendir rahim (endometrium) di luar rahim. Pemicunya adalah darah haid yang masuk ke rongga perut serta tumbuh menjadi kista, tidak hanya di rongga perut, Endometriosis juga dapat terjadi di saluran indung telur atau di dalam rahim.

Beberapa pakar menggolongkan endometriosis sebagai salah satu jenis kista yang tidak ganas dan bukan merupakan tumor sejati. Walau tidak beresiko, endometriosis berbentuk kambuhan serta bisa mengganggu kesuburan.

Penatalaksanaan disesuaikan menurut tipe endometriosisnya, bila telah berbentuk kista maka perlu operasi pengangkatan, namun bila masih berbentuk bercak, cukuplah melalui pengobatan medis yang dioptimalkan dengan disertai mengkonsumsi suplemen kesehatan. Sebagai usaha pencegahan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter apabila terjadi nyeri hebat setiap kali haid yang tidak reda meskipun sudah minum obat pengurang rasa sakit.

Siap hadapi datang bulan

Ada beberapa cara sederhana mengatasi nyeri haid. Cara terpenting adalah dengan mempersiapkan hari datang bulan dengan seksama. Olahraga ringan adalah cara tepat yang bisa dilakukan untuk melenturkan otot-otot sekitar pinggul dan daerah kewanitaan, seperti renang, jalan santai, atau sekedar latihan angkat kaki. Persiapan juga bisa dilakukan dengan mengatur makanan menjelang datang bulan. Banyak ramuan herbal yang diyakini dapat membantu mengurangi rasa sakit saat haid, seperti kunir asam.

Cara Praktis Mengurangi Sakit Akibat Dismenore
  • Kompreslah perut dengan menggunakan air hangat yang dimasukkan dalam botol agar praktis
  • Istirahat atau tidur yang cukup, karena ketika istirahat atau tidur seluruh otot akan merasa rilek sehingga rasa nyeripun akan hilang.
  • Hindari minuman dingin, bersoda, ataupun beralkhohol, lebih baik minum air putih hangat.
  • Hindari pemakaian pakaian ketat menjelang haid dan ketika sedang haid.

Permasalahan Lain Seputar Haid

Amenorrhea adalah keadaan tidak terjadinya menstruasi pada seorang wanita. Hal tersebut normal terjadi pada masa sebelum pubertas, kehamilan, menyusui, dan setelah menopause.

Menorrhagia merupakan suatu kelainan menstruasi dimana perdarahan menstruasi lebih dari 80ml/hari pada siklus yang normal. Siklus mentruasi yang normal berlangsung antara 21-35 hari, selama 2-8 hari dengan jumlah darah haid sekitar 25-80 ml/hari.

Oligomenorrhea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi terjadi lebih dari 35 hari. Penyebab dari gangguan Oligomenorrhea dapat bermacam-macam. Dapat disebabkan oleh gangguan hormonal ataupun gangguan di saluran reproduksi.

Polimenorrea adalah gangguan pada siklus menstruasi wanita, dimana siklus menstruasi kurang dari 21 hari. Polimenorea dapat terjadi akibat adanya gangguan pada keseimbangan hormonal atau penyakit polikistik ovarium.

Produk HDI Untuk Nyeri Haid

Ketahanan tubuh dan kelancaran sirkulasi juga dapat mempengaruhi ketahanan tubuh terhadap kontraksi rahim pada saat datang bulan. Untuk melancarkan sirkulasi darah, sekaligus menambah daya tahan tubuh Anda dapat mengkonsumsi HDI Pollenergy 520 yang dikombinasikan HDI Royal Jelly Liquid yang berguna untuk membantu regenerasi sel yang luruh pada dinding rahim. Royal Jelly juga berfungsi menyeimbangkan kadar hormon Prostaglandin agar tidak berproduksi berlebih sehingga menghindarkan kontraksi yang berlebihan. Saat tubuh Anda fit, rasa sakit akibat Dismenore dapat teredam dan Anda pun dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Endometriosis

Endometriosis
Endometriosis adalah suatu penyakit di mana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Padahal, dalam keadaan normal, endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim.

Biasanya Endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut. Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim.

Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, ureter (saluran yang menghubungkan ginjal), kandung kemih, vagina, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada. Kadang jaringan Endometrium juga tumbuh di dalam paru-paru.

Endometriosis dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron yang secara periodik mengalami pendarahan dan jaringan disekitarnya inflamasi dan perlekatan.

Endometriosis umumnya terjadi pada usia reproduksi, namun telah ditemukan pula Endometriosis pada usia remaja dan pasca menopause.

Endometriosis diperkirakan terjadi 10% - 15% wanita subur yang berusia 25 - 44 tahun, 25% - 50% wanita mandul dan bisa juga terjadi pada usia remaja. Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan karena menghalangi perjalanan sel telur dari ovarium ke rahim.

Endometriosis bisa diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (Ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan risiko Endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali saat diatas 30 tahun dan berkulit putih.

Penyebab Endometriosis

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi beberapa ahli mengemukakan teori berikut:
  • Teori menstruasi retrograd (menstruasi yang bergerak mundur). Sel-sel endometrium yang dilepaskan pada saat menstruasi bergerak mundur ke tuba falopii, lalu masuk ke dalam panggul atau perut dan tumbuh di dalam panggul/perut itu.
  • Teori kekebalan. Kelainan sistem kekebalan menyebabkan jaringan menstruasi tumbuh/berkembang dan melekat di daerah selain rahim.
  • Teori genetika. Keluarga tertentu memiliki faktor tertentu yang menyebabkan kepekaan yang tinggi terhadap Endometriosis.
  • Jaringan endometrium menyebar melalui sistem kalenjar getah bening dan aliran darah.
  • Faktor lingkungan, misalnya paparan terhadap dioxin.
Setiap bulan ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk membengkak dan menebal (sebagai persiapan untuk kehamilan). Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini, namun tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama menstruasi. Terkadang timbul pendarahan ringan namun akan segera membaik dan kembali dirangsang pada siklus mentruasi berikutnya.

Proses yang berlangsung terus-menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan perlengketan di dalam tuba dan ovarium, serta di sekitar fimbrie tuba. Perlengketan ini bisa menganggu atau menggagalkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba falopii. Selain itu, perlengketan juga bisa menghalangi perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju rahim.

Risiko tinggi terjadinya Endometriosis ditemukan pada:
  • Wanita yang ibu atau saudara perempuannya menderita Endometriosis.
  • Wanita yang siklus menstruasinya 27 hari atau kurang.
  • Wanita yang mengalami menarche (mentruasi pertama) terjadi lebih awal.
  • wanita yang biasa mengalami menstruasi selama 7 hari atau lebih.
  • Wanita yang mengalami orgasme ketika menstruasi.

Gejala Endometriosis

Endometriosis paling sering ditemukan di belakang rahim, pada jaringan antara rektum dan vagina dan permukaan rektum. Kadang-kadang ditemukan juga di tuba, ovarium, otot-otot pengikat rahim, kandung kemih dan dinding samping panggul.

Endometriosis bisa timbul di berbagai tempat dan mempengaruhi gejala yang ditimbulkannya.
Mengikuti silkul menstruasi, setiap bulan jaringan di luar rahim ini mengalami penebalan dan pendarahan. Pendarahan ini tidak mempunyai saluran keluar seperti darah menstruasi, tetapi terkumpul dalam rongga panggul dan menumbulkan nyeri.

Jaringan Endometriosis dalam ovarium membentuk kista coklat. Akibat peradangan kronis di jaringan, terbentuk jaringan parut dan pelengketan organ-organ reproduksi. Sel telur sendiri terjerat dalam jaringan parut yang tebal sehingga tidak dapat dilepaskan. Sepertiga penderita Endometriosis tidak mempunyai gejala apapun selain infertilitas.

Penderita yang lain mengalami berbagai gejala, utamanya adalah nyeri. Berat Endometriosis tidak berhubungan dengan derajat nyeri karena Endometriosis yang berat bisa jadi hanya menimbulkan nyeri ringan.

Gejala yang sering timbul:

1. Nyeri yang derajatnya ditentukan oleh lokasi Endometriosis.
    • Nyeri pada saat menstruasi
    • Nyeri selama dan sesudah hubungan intim
    • Nyeri ovulasi
    • Nyeri pada pemeriksaan dalam oleh dokter.
2. Pendarahan.
    • Pendarahan banyak dan lama pada saat menstruasi
    • Spotting sebelum menstruasi
    • Menstruasi yang tidak teratur
    • Darah menstruasi yang berwarna gelap yang keluar sebelum atau akhir menstruasi
3. Keluhan buang air besar dan kecil.
    • Nyeri pada saat buang air besar
    • Darah pada feses
    • Diare, konstipasi dan kolik
    • Nyeri sebelum pada saat dan sesudah buang air kecil

Endometriosis dan Infertilitas

Endometriosis bisa menyebabkan infertilitas karena berbagai keadan berikut:
  • Parameter Hormonal. Dibanding dengan siklus normal, fase folikular penderita Endometriosis lebih singkat, kadar estradiol lebih rendah dan nilai puncak produksi LH (LH surge) berkurang. Folikel yang terbentuk pada saat LH surge cenderung berukuran lebih kecil.
  • Luteinized Unruotured Follicle Syndrome (LUF). LUF adalah kegagalan pelepasan sel telur dari ovarium.
  • Pengaruh Peritoneal. Pada penderita Endometriosis, ditemukan peningkatan jumlah dan aktivitas cairan peritoneum dan makrofag peritoneum.
  • Sistem Kekebalan. Endometriosis mempengaruhi sistem kekebalan dan secara langsung bisa mengakibatkan infertilitas.
  • Produksi Prostaglandin. Prostaglandin diduga dihasilkan oleh sel-sel Endometriosis muda, menyebabkan spasme atau kontraksi otot. karena pengaruh prostaglandin, tuba menjadi kaku dan tidak dapat mengambil sel telur yang dihasilkan ovarium serta terjadi penolakan pelekatan janin dalam rahim. Selain itu, gerakan sperma juga berkurang kemampuannya menembus sel telur.

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan panggul akan teraba adanya benjolan lunak yang seringkali ditemukan di dinding belakang vagina atau di ovarium.
Pemeriksaan lain:
  • Laparoskopi
  • Biopsi Endometrium
  • USG rahim
  • Barium enema
  • CT-scan atau MRI perut

Pembedahan

Endometriosis sedang atau berat mungkin memerlukan pembedahan. 
Endometriosis diangkat sebanyak mungkin, seringkali dilakukan dengan prosedur laparoskopi.

Pembedahan biasanya dilakukan pada kasus berikut:
  • Bercak jaringan Endometrium memiliki garis tengah yang lebih besar dari 3,8 - 5 cm.
  • Perlengketan di perut bagian bawah atau panggul.
  • Jaringan endometrium menyumbat salah satu atau kedua tuba.
  • Jaringan endometrium menyebabkan nyeri sangat hebat di perut atau panggul yang tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.
  • Untuk membuang jaringan endometrium kadang digunakan elektrokauter atau laser. Dalam hal ini pembedahan hanya merupakan tindakan sementara karena Endometriosis sering berulang.
  • Ovarektomi (pengangkatan ovarium) dan histerektomi (pengangkatan rahim) hanya dilakukan jika nyeri perut atau panggul tidak dapat dihilangkan dengan obat-obatan dan penderita tidak ada rencana untuk hamil.
Setelah pembedahan, diberikan terapi sulih estrogen yang bisa dimulai segera setelah pembedahan. Jika jaringan Endometrium yang tersisa masih banyak, maka terapi baru dilakukan 4 - 6 bulan setelah pembedahan.

Pengobatan

Pilihan pengobatan untuk Endometriosis adalah:
  • Obat-obatan yang menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium.
  • Pembedahan untuk membuang sebanyak mungkin Endometriosis
  • Kombinasi obat-obatan dan pembedahan
  • Histerektomi, sering disertai dengan pengangkatan tuba falopi dan ovarium

Produk HDI Untuk Endometriosis

Walaupun faktor penyebabnya tidak diketahui secara pasti, namun beberapa teori mengatakan kalau Endometriosis disebabkan oleh gangguan menstruasi, faktor genetik dan faktor kekebalan tubuh. Karena itu, produk perlebahan berperan signifikan dalam membantu mempercepat proses penyembuhan, meski terkadang operasi tetap dibutuhkan.

Bee Pollen dan Clover Honey berperan meningkatkan stamina dan sistem immunitas tubuh.
Bee Pollen dan Clover Honey mengandung nutrisi yang tinggi dan lengkap serta polifenol yang bermanfaat sebagai antioksidan alami.

Bee Propolis adalah produk lain yang memiliki khasiat sangat penting dalam menentukan proses penyembuhan Endometriosis. Biofavonoid dan CAFE (Caffeic Acid Phenethyl ester) memiliki khasiat anti-inflamasi dan anti-oksidan alami yang sangat kuat. Propolis mampu meredakan inflamasi, mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit.

Royal Jelly mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu menstabilkan metabolisme hormonal dan menormalkan siklus menstruasi bermasalah. Royal Jelly juga mampu mempercepat regenerasi sel sehingga sel-sel yang rusak/aus segera diganti dan diperbaharui.

Anjuran mengkonsumsi produk perlebahan:
HDI Pollenergy 520 : 2 x 1 tablet/hari
HDI Bee Propolis : 3 x 1 tablet/hari
HDI Royal Jelly Liquid : 2 x 1 sendok takar/hari
HDI Clover Honey : 3 x 1 atau 4 x 1 sendok makan, dilarutkan dalam segelas air.

Kista Ovarium

Kista Ovarium
Ovarium adalah organ reproduksi pada wanita yang berfungsi menghasilkan ovum (sel telur). Pematangan sel telur juga terjadi di Ovarium. Ovarium mensekresikan hormon-hormon penting, seperti estrogen dan progesteron yang berperan dalam pengaturan siklus menstruasi.

Suatu tumor jinak dapat mengenai indung telur, yaitu kantong yang berisi cairan berwarna coklat yang biasa disebut dengan kista indung telur. Kista indung telur biasanya tidak bersifat kanker.

Bila kista tersebut masih kecil, biasanya tidak menimbulkan gejala, namun tetap membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyakinkan kalau bukan kanker. Sementara itu, kista yang besar atau berjumlah banyak dapat menyebabkan perut wanita membuncit, ketidaknyamanan pada panggul, rasa sakit di pinggang dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Wanita mempunyai sepasang Ovarium berupa kalenjar berbentuk biji buah kenari yang terletak di kanan dan kiri uterus (rahim), dibawah tuba uterina dan terikat disebelah belakang oleh ligamentum latum uteri.

Sepasang Ovarium tersebut menghasilkan 300.000 sel telur. Sel telur yang dikelilingi oleh lapisan sel epiteloid granulosa disebut folikel. Dari penelitian diketahui kalau ada 2 hormon penting untuk fungsi penuh Ovarium, yaitu FSH (Follicle-Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone).

Umumnya kista indung telur disebabkan oleh gangguan pembentukan hormon di hipotalamus, hipofise dan indung telur itu sendiri. Kista indung telur dapat terbentuk kapan saja, antara masa pubertas sampai menopouse, bahkan selama masa kehamilan.

Jenis-Jenis Kista Ovarium

1. Kista fungsional
Kista yang terbentuk dari jaringan yang berubah pada saat fungsi normal haid. Kista normal ini akan mengecil dan menghilang dengan sendirinya dalam kurun 2 - 3 siklus haid.
Terdapat 2 macam kista fungsional, yaitu:
  1. Kista Folikular.
    Folikel sebagai penyimpan sel telur akan mengeluarkan sel telur pada saat ovulasi bilamana ada rangsangan LH (Luteinizing Hormone). Pengeluaran hormon ini diatur oleh kalenjar hipofisis di otak. Bila semua berjalan lancar, sel telur akan dilepaskan dan memulai perjalanannya ke saluran telur (tuba fallopii) untuk  dibuahi.

    Kista Folikular terbentuk jika lonjakan LH tidak terjadi dan reaksi rantai ovulasi tidak dimulai sehingga folikel tidak pecah atau melepaskan sel telur, bahkan tumbuh terus sehingga menjadi sebuah kista. Kista folikular biasanya tidak berbahaya, jarang menimbulkan nyeri dan sering hilang dengan sendirinya antara 2 - 3 siklus haid.

  2. Kista Korpus Luteum.
    Bila lonjakan LH terjadi dan sel telur dilepaskan, rantai peristiwa lain dimulai. Folikel kemudian bereaksi terhadap LH dengan menghasilkan hormon estrogen dan progesteron dalam jumlah besar sebagai persiapan untuk pembuahan.

    Perubahan dalam folikel ini disebut korpus Luteum. Tetapi kadangkala setelah sel telur dilepaskan, lubang keluarnya tertutup dan jaringan-jaringan mengumpul didalamnya, menyebabkan korpus luteum membesar dan menjadi kista.

    Meski biasanya hilang sendiri dalam beberapa minggu, kista ini dapat tumbuh hingga berdiameter 4 inchi (10 cm) dan berpotensi untuk berdarah dengan sendirinya atau mendesak Ovarium sehingga menyebabkan nyeri panggul atau perut. Jika kista ini berisi darah, kista dapat pecah yang kemudian menimbulkan pendarahan internal dan nyeri tajam yang tiba-tiba.
2. Kista Dermoid.
Kista Ovarium yang berisi ragam jenis jaringan, misalnya rambut, kuku, kulit, gigi dll.
Kista ini dapat muncul sejak masih kecil, bahkan mungkin sudah sejak dalam kandungan ibunya. Kista ini biasanya kering dan tidak menimbulkan gejala, namun dapat membesar dan menimbulkan nyeri.

3. Kista Endometriosis.
Kista ini terbentuk dari jaringan endometriosis (jaringan mirip dengan selaput dinding rahim yang tumbuh di luar rahim) menempel di Ovarium dan berkembang menjad kista.
Kista ini sering disebut juga sebagai kista coklat endometriosis karena berisi darah berwarna coklat kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit endometriosis yang menimbulkan nyeri haid dan nyeri senggama.

4. Kistadenoma.
Kista yang berkembang dari sel-sel lapisan luar permukaan Ovarium dan biasanya bersifat jinak. Kistadenoma dapat tumbuh membesar sehingga mengganggu organ-organ lain dan menimbulkan nyeri.

5. Polikistik Ovarium.
Ovarium berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang menyebabkan Ovarium menebal. Ini berhubungan dengan penyakit sindrom polikistik Ovarium yang disebabkan oleh gangguan hormon, terutama hormon androgen yang berlebihan.
Kista ini membuat Ovarium membesar dan menciptakan lapisan luar tebal yang dapat menghalangi ovulasi sehingga sering menyebabkan infertilitas.

Gejala-Gejala Kista Ovarium

Sebagian besar kista tidak menimbulkan gejala atau hanya sedikit nyeri yang tidak berbahaya. Tetapi, ada pula kista yang berkembang menjadi besar dan menimbulkan nyeri tajam. Penyakit ini tidak bisa dipastikan dari gejala-gejala saja karena gejalanya mungkin mirip dengan keadaan lain, seperti endometriosis, radang panggul, kehamilan ektopik (diluar rahim) atau kanker Ovarium.

Meski demikian, penting untuk memperhatikan setiap gejala atau perubahan di tubuh Anda untuk mengidentifikasi gejala yang serius.

Gejala-gejala berikut mungkin muncul bila Anda mempunyai kista Ovarium.
    • Perut terasa penuh, berat, kembung.
    • Tekanan pada dubur dan kandung kemih (sulit buang air kecil).
    • haid tidak teratur.
    • Nyeri panggul yang menetap atau kambuhan yang menyebar ke punggung bawah dan paha.
    • Nyeri senggama.
    • Mual, ingin muntah atau pengerasan payudara mirip seperti saat hamil.
Gejala-gejala berikut memberikan petunjuk diperlukan penanganan kesehatan segera:
  • Nyeri perut yang tajam dan tiba-tiba.
  • Nyeri bersamaan dengan demam.
  • Rasa ingin muntah.
  • Pemeriksaan dan Diagnosis
Pemastian diagnosis untuk kista Ovarium dapat dilakukan dengan pemeriksaan:
    • Ultrasonografi (USG). Tindakan ini tidak menyakitkan karena alat peraba (transducer) digunakan untuk mengirim dan menerima gelombang suara frekuensi tinggi (ultrasound) yang menembus bagian panggul, kemudian menampilkan gambaran rahim dan Ovarium di layar monitor.
      Gambaran ini dapat dicetak dan di analisis oleh dokter untuk memastikan keberadaan kista, membantu mengenali lokasinya dan menentukan apakah isi kista cairan atau padat. Kista berisi cairan cenderung lebih jinak sedangkan kista berisi material padat memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

    • Laparoskopi. Dengan laparoskopi (alat teropong ringan dan tipis dimasukkan melalui pembedahan kecil di bawah pusar), dokter dapat melihat Ovarium, menghisap cairan kista atau mengambil bahan contoh untuk biopsi.

Penyulit (Komplikasi)

Kista Ovarium tidak berbahaya bila kondisinya masih jinak. Tetapi kista dapat membesar dan menyebabkan nyeri di bagian perut. Pada beberapa kasus penyakit ini dapat mengganggu produksi hormon-hormon dari Ovarium serta menghasilkan perdarahan iregular dari vagina dan peningkatan rambut tubuh.

Jika kista atau tumor membesar dan menekan kandung kemih, penderitanya akan berkemih lebih sering karena kapasitas kandung kemih berkurang. Kista ovarium dapat berbahaya bila kista berubah menjadi ganas. karena itu, semua kista harus diperiksa oleh dokter.

Pengobatan Kista Ovarium

Pengobatan yang dilakukan bergantung pada umur dan ukuran kista serta gejala-gejala yang diderita.
Beberapa pilihan pengobatan yang mungkin disarankan adalah:
  • Pendekatan Wait And See.
    Jika wanita usia reproduksi yang masih ingin hamil, berovulasi teratur, tanpa gejala dan hasil USG menunjukkan kista berisi cairan, dokter tidak memberikan pengobatan apapun dan menyarankan untuk pemeriksaan USG secara periodik (selang 2-3 siklus haid) untuk melihat apakah kista membesar. Pendekatan ini juga menjadi pilihan bagi wanita pasca menopouse jika kista berisi cairan dan berdiameter kurang dari 5 cm.
  • Pil Kontrasepsi.Jika terdapat kista fungsional, pil kontrasepsi yang digunakan untuk mengecilkan ukuran kista. Pemakaian pil kontrasepsi juga mengurangi peluang kista untuk tumbuh.

Pembedahan

Jika kista besar (diameter lebih besar dari 5 cm), padat, tumbuh atau tetap selama 2 -3 siklus haid atau berbentuk iregular dan menyebabkan nyeri atau gejala-gejala berat, maka kista itu dihilangkan dengan pembedahan.

Jika kista tersebut bukan kanker, dilakukan tindakan myomektomi untuk menghilangkan kista tanpa pengangkatan Ovarium jika kista tersebut merupakan kanker. dokter akan menyarankan tindakan histerektomi untuk pengangkatan Ovarium.

Bila merupakan kista folikel, maka tidak perlu diobati karena akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 60 hari. Tetapi harus rutin berkonsultasi dengan dokter.

Pengobatan untuk Kista Lutein ditentukan oleh jenis kistanya. Kista Granulosa Lutein yang sering terjadi pada wanita hamil akan sembuh secara perlahan-lahan pada masa kehamilan semester ketiga sehingga jarang dilakukan operasi. Sementara itu, kista teka lutein akan menghilang secara spontan jika faktor penyebabnya dihilangkan.

Untuk Kista Polistik indung telur yang persisten, operasi harus dilakukan untuk mengangkat kista tersebut agar tidak menimbulkan gangguan dan rasa sakit.
Wanita yang menjalani operasi kista indung telur sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual dalam masa penyembuhan.

Produk HDI Untuk Kista Ovarium

Dynamic Trio, yang terdiri dari 3 komponen produk perlebahan, yaitu bee pollen, propolis dan royal jelly, bekerja secara sinergis dan sangat bermanfaat bagi penderita Kista Ovarium maupun penderita yang kistanya sudah dioperasi.

Selain berfungsi sebagai anti-oksidan dan meningkatkan stamina tubuh, Dynamic Trio juga berperan dalam mempercepat proses regenerasi sel sehingga akan mampu membantu menghilangkan keluhan/gejala akibat kista, bahkan membantu menyembuhkan Kista ovarium ini.

Produk perlebahan yang disarankan adalah:
HDI Pollenergy 520 : 2 x 1 tablet/hari
HDI Bee Propolis : 3 x 2 tablet/hari
HDI Royal Jelly Liquid : 2 x 1 sendok takar/hari.

Myoma Uteri

Myoma Uteri
Myoma Uteri atau Leiomyoma Uteri atau fibroid adalah tumor jinak yang paling sering ditemukan di rahim wanita. Leiomyoma berasal dari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus, berasal dari otot polos pembuluh darah rahim.

Myoma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan rutin. Leiomioma yang tidak bergejala terjadi 40-50% pada wanita usia diatas 35 tahun. Umumnya Unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (lebih dari satu).

Myoma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah. Myoma sendiri juga dikatakan sebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita. Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan Myoma. Myoma juga adalah penyebab histerektomi (operasi pengangkatan rahim) terbesar. Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa dan submukosa.

Penyebab Myoma Uteri

Penyebab Myoma pada rahim masih belum diketahui. Beberapa penelitian mengatakan bahwa masing-masing Myoma muncul dari satu sel neoplasma soliter (satu sel ganas) yang berada di antara otot polos miometrium (otot polos di dalam rahim). Selain itu, faktor keturunan juga merupakan penyebab Myoma Uteri.

Pertumbuhan Leiomyoma berkaitan dengan hormon estrogen. Tumor ini menunjukkan pertumbuhan maksimal selama masa reproduksi, yaitu ketika pengeluaran estrogen maksimal.

Myoma Uteri memiliki kecenderungan untuk membesar ketika hamil dan mengecil ketika menopouse karena berkaitan dengan produksi hormon estrogen. Apabila pertumbuhan Myoma semakin membesar setelah menopouse, maka pertumbuhan Myoma ke arah keganasan harus dicurigai.

Pertumbuhan Myoma tidak membesar dengan pamakaian pil kontrasepsi kombinasi karena preparat progestin pada pil kombinasi memiliki efek anti-estrogen. Perubahan yang harus diawasi pada Leiomyoma adalah perubahan ke arah keganasan yang berkisar 0,04%.

Lokalisasi Myoma Uteri

  • Myoma Intramural. yaitu apabila tumor itu dalam pertumbuhan tetap tinggal dalam dinding uterus.
  • Myoma Submukosum. yaitu Myoma yang tumbuh ke arah kavum uteri dan menonjol dalam kavum tersebut.
  • Myoma Subserosum. yaitu Myoma yang tumbuh ke arah luar dan menonjol pada permukaan uterus.

Tanda dan Gejala

Pada umumnya wanita dengan Leiomyoma tidak mengalami gejala. Gejala yang diketahui berdasarkan ukuran dan lokasi dari Leiomyoma adalah:
    • Menoragia (menstruasi dalam jumlah banyak).
    • Perut terasa penuh dan membesar.
    • Nyeri panggul kronik (berkepanjangan).
    • Nyeri bisa terjadi saat mentruasi, setelah berhubungan seksual atau ketika terjadi penekanan pada panggul. 
    • Nyeri muncul akibat puntiran pada Myoma yang bertangkai, pelebaran leher rahim akibat desakan Myoma atau degenerasi (kematian sel) Myoma.
    • Perdarahan yang banyak dan lama ketika atau di luar masa haid.
    • Gejala gangguan berkemih akibat Myoma yang besar dan menekan saluran kemih yang menyebabkan gejala frekuensi (sering buang air kecil) dan hidronefrosis (pembesaran ginjal).
    • Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur.
    • Penekanan rektosigmoid (bagian terbawah usus besar) yang mengakibatkan konstipasi (sulit BAB) atau sumbatan usus.
    • Proplaps atau Myoma keluar melalui reher rahim dengan gejala nyeri hebat, luka dan infeksi.
    • Bendungan pembuluh darah vena daerah daerah tungkai serta kemungkinan tromboflebitis sekunder karena penekanan pelvis (rongga panggul).
    • Poilisitemia (salah satu penyakit kelainan darah).
    • Asites (penimbunan cairan di rongga perut). Seringkali penderita merasa nyeri akibat Myoma yang mengalami degenerasi atau kontraksi uterus berlebihan pada Myoma yang tumbuh ke dalam rongga rahim. 
    • Pasangan suami istri yang sulit punya anak (infertilitas) karena ada gangguan di tuba, gangguan implantasi pada endometrium, penyumbatan, dsb.

Myoma Uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, jalan lahir terhalang, lemah pada saat kontraksi rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Sebaliknya, kehamilan juga dapat memperparah Myoma Uteri  Saat hamil, Myoma Uteri cenderung membesar. Sering juga muncul perubahan tumor yang menyebabkan pendarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa berputar.

Pemeriksaan Penunjang

Dapat dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui ukuran dan lokasi Myoma Uteri (rahim).

Terapi

Pilihan terapi untuk Leiomyoma adalah konservatif meliputi pemeriksaan berkala dengan menggunakan USG, terapi hormonal, operasi dan intervensi radiologi.
  1. Pemeriksaan Berkala.
    Tidak ada ukuran standar kapan Myoma harus diterapi. Myoma besar tanpa gejala dan tidak mengarah ke keganasan tidak perlu diterapi. Pemeriksaan fisik dan USG harus diulangi setiap 6 - 8 minggu untuk mengawasi pertumbuhan, baik ukuran maupun jumlah. Bila pertumbuhan stabil, maka pasien diobservasi setiap 3 - 4 bulan.
  2. Terapi Hormonal. Dengan menggunakan preparat progestin atau Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH). Preparat tersebut memproduksi efek hipoestogen yang memiliki hasil memuaskan untuk terapi Myoma.
  3. Terapi myomektomi (Operasi pengambilan Myoma Uteri). Dipertimbangkan apabila pasien tersebut berusia muda atau masih ingin memiliki anak. Setelah myomektomi, pasien disarankan untuk menunda kehamilan selama 4 - 6 bulan karena keadaan rahim masih rapuh. Komplikasi myomektomi berupa risiko pendarahan harus dipertimbangkan. Kemungkinan untuk pertumbuhan Myoma lagi setelah myomektomi berkisar 20 - 25% pasien.
Bila tumor berukuran kecil dan tidak membesar, cukup dilakukan pemeriksaan rutin setiap 3 - 6 bulan sekali dan pengecilan tumor sementara dengan obat-obatan GnRH analog. Myoma memiliki lapisan kapsul yang tegas sehingga dapat dipisahkan/dikupas dari massa tumornya.

Jika timbul komplikasi dan perdarahan, pasien perlu mendapatkan tranfusi darah dan obat penghilang rasa nyeri. Tindakan operasi dilakukan jika tumor membesar dan gejala penekanan, nyeri dan perdarahan terus-menerus.

Operasi pembedahan dengan histerektomi (pengangkatan kandungan) dilakukan jika tidak ada rencana hamil lagi, sedangkan myomektomi (mengangkat myom saja) dilakukan pada usia reproduksi/masih berencana untuk hamil lagi. Tetapi, jika massa tumor terlalu besar atau luas, terkadang pengangkatan massa tumor tidak memungkinkan sehingga histerektomi tetap dilakukan.

Produk HDI Untuk Myoma Uteri

HDI Pollenergy 520 merupakan produk perlebahan yang mengandung asam amino, vitamin, mineral dan enzim-enzim alami yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina. Bee Pollen pun mengandung polifenol yang bermanfaat sebagai anti-oksidan alami.

HDI Bee Propolis merupakan produk perlebahan yang mengandung daya antioksidan yang sangat kuat. Selain bioflavonoid, bee propolis juga memiliki kandungan CAFE (Caffeic Acid Phenethyl Ester) yang memiliki khasiat anti-oksidan, anti-inflamasi dan anti-kanker.

HDI Royal Jelly juga merupakan produk perlebahan yang memiliki kandungan yang sangat unik dan memiliki daya regenerasi sel yang sangat luar biasa. Sel-sel tubuh yang rusak/aus dapat diperbaiki dan diganti dengan sel-sel yang baru.

Begitu juga Madu HDI Clover Honey yang sangat baik untuk mengatasi berbagai penyakit. Madu HDI Clover Honey juga berperan dalam membantu menetralisasi racun-racun yang ada dalam tubuh, meningkatkan stamina dan memulihkan kondisi fisik..

Sebagian besar produk perlebahan memiliki khasiat anti-oksidan, anti-infalamasi dan daya regenerasi sel yang sangat luar biasa.

Meskipun teori mengatakan bahwa faktor penyebab Myoma Uteri tidak diketahui, mengkonsumsi produk perlebahan mempunyai pengaruh yang sangat baik untuk proses penyembuhan Myoma tersebut.

Rekomendasi konsumsi produk perlebahan:
HDI Pollenergy 520 : 1 x 1 tablet/hari
HDI Bee Propolis : 3 X 1 tabler/hari
HDI Royal Jelly Liquid : 2 x 1 sendok takar/hari
HDI Clover Honey : 3 x 1 atau 4 x 1 sendok makan. dilarutkan dalam segelas air.

Infertilitas

infertilitas
Secara medis, Infertilitas didefenisikan sebagai kondisi dimana tidak terdapatnya pembuahan dalam waktu 1 tahun setelah melakukan hubungan seksual tanpa perlindungan kontrasepsi. Mengapa jangka waktunya 1 tahun? Diperkirakan bahwa sekitar 85 - 90% pasangan yang sehat akan mendapatkan pembuahan dalam 1 tahun setelah perkawinan.

Secara umum infertilitas berhubungan dengan PPT (Person, Process dan Time).

Person (Faktor Kesehatan Pribadi)

Kesuburan sangat ditentukan oleh kondisi fisik suami dan istri. Hal ini berhubungan dengan proses pembentukan sperma atau sel telur. 

Sperma dihasilkan oleh testis, sedangkan sel telur dihasilkan dalam ovarium atau indung telur. Testis dapat menghasilkan 100 - 200 juta sel perhari atau 1 triliun sel selama hidup seseorang. Pematangan sperma terjadi kurang lebih 70 hari. Dalam saluran kelamin perempuan sel sperma dapat hidup dan membuahi sel telur antara 3 - 5 hari.

Ovarium dapat menghasilkan satu sel telur setiap bulan atau kurang lebih 430 sel telur selama masa subur. Umur sel telur hanya 24 jam saja sehingga bila tidak segera dibuahi, maka sel telur itu akan mati. Sel telur yang mati akan luruh dan keluar bersama darah haid saat seseorang mengalami menstruasi.

Hal-hal yang mempengaruhi kualitas sperma dan sel telur, meliputi:
  1. Usia. Perempuan secara alamiah mengalami fase menopouse yang dapat terjadi antara usia 40 - 50 tahun, tergantung dari kondisi hormonal masing-masing pribadi.
  2. Kelainan Genetik. Banyak kelainan genetika yang mempengaruhi kesuburan.
  3. Penyakit Tertentu. Kualitas sperma dan sel telur juga dipengaruhi oleh penyakit yang diidap seseorang, misalnya infeksi pada saluran kelamin, pelebaran saluran sperma (Varicocel) pada pria, kista ovarium, mioma uteri pada wanita dan lain sebagainya.
  4. Gaya Hidup. Kebiasaan merokok dan terlalu sering minum-minuman yang mengandung alkohol akan mengurangi kualitas kesuburan seseorang.
  5. Obesitas. Menurut penelitian, kegemukan dapat mempengaruhi kesuburan. Pada wanita yang kegemukan, terdapat kelainan pada sekresi hormon gonadotropin oleh kalenjar hipofisis.
  6. Pekerjaan. Pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia dan polusi tinggi terbukti mengurangi kualitas kesuburan.
  7. Kondisi Kejiwaan atau Psikologis. Banyak Penelitian menunjukkan bahwa stres dapat mengganggu kualitas dan proses kesuburan.

Process (Proses Pembuahan)

Perlu diketahui bahwa terjadinya pembuahan dan kehamilan dimulai dengan masuknya sperma dalam saluran kelamin wanita dan bertemu dan bertemu dengan ovum atau sel telur di dalam saluran telur (Tuba Falopii). Hasil dari pembuahan (embrio) itu kemudian digerakkan menuju rahim untuk berkembang di dalamnya.

Kondisi yang dapat mempengaruhi proses pembuahan adalah:
  1. Metode Kontrasepsi. Coitus Interuptus (hubungan kelamin yang sengaja dihentikan menjelang ejakulasi sehingga sperma tidak masuk ke saluran kelamin wanita), penggunaan kondom atau metode lain tidak memungkinkan terjadinya proses pembuahan.
  2. Kelainan Anatomis. Kelainan anatomi bagian-bagian yang berhubungan dengan pembuahan juga dapat mempengaruhi terjadinya pembuahan. Kelainan anatomi seperti kelainan pada rahim atau saluran kelamin lainnya.
  3. Penyakit. Penyakit seperti munculnya daging tumbuh pada dinding rahim (myoma uteri) tidak hanya menghalangi masuknya sperma, tetapi juga mengakibatkan proses perlengketan embrio pada dinding rahim terganggu. Perlengketan atau tertutupnya tuba falopii juga dapat terjadi karena infeksi dan peradangan atau tumbuhnya jaringan ikat.

Time (Waktu yang Tepat Untuk Pembuahan)

Seperti yang dijelaskan di atas, sel telur hanya dihasilkan satu kali setiap bulannya dan umurnya pun pendek. Sehingga pengetahuan mengenai masa subur (time) adalah hal lain yang sangat penting.

Hubungan badan yang dilakukan saat itri sedang masa subur, sangat dianjurkan untuk memperoleh keturunan.

Menentukan masa subur dapat dilakukan dengan beberapa cara:
Metode kalender.
Hal yang penting dalam menggunakan metode ini adalah pengetahuan mengenai siklus menstruasi sang ibu. Menstruasi seorang wanita rata-rata terjadi setiap 28-35 hari. Ovulasi terjadi pada 14 hari sebelum perkiraan menstruasi berikutnya. Pada wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, ovulasi terjadi pada hari ke 14 (hari pertama dihitung saat darah menstruasi keluar pertama kali setiap bulannya). Pada wanita dengan siklus 35 hari, ovulasi terjadi pada hari ke 21. Cara ini kadang tidak tepat, karena perkiraan menstruasi berikutnya bisa saja meleset.

Pengukuran suhu basal tubuh.
Pengukuran suhu menggunakan termometer yang diukur melalui oral (mulut) dapat dilakukan setiap pagi hari saat bangun tidur. Saat ovulasi, suhu badan naik antara 0,2° - 0,4° C dari rata-rata suhu tubuh normal (36° - 37° C). Pengukuran dilakukan setiap hari, mulai hari pertama menstruasi.

Pemeriksaan lendir rahim atau mulut rahim.
pemeriksaan ini dilakukan terutama pada pagi hari setelah menstruasi berakhir, dengan meraba kelamin luar pada wanita. Masa subur dapat ditentukan bila terdapat lendir yang jernih dan elastis pada kelamin luar.

Pemeriksaan hormon LH (Luteinzing Hormon) pada Urin.
Pada saat ovulasi, terjadi peningkatan kadar LH dalam urin. Inilah salah satu penentuan yang paling akurat. Saaat ini, tersedia beragam alat tes kesuburan di pasaran.

Nutrisi Seimbang Produk HDI Untuk Infertilitas

Madu, Propolis dan Royal Jelly yang dibuat secara alami di dalam sarang lebah, kandungannya sangat baik dan merupakan makanan yang sehat. Madu telah digunakan sejak jaman dahulu sebagai bagian dari pengobatan tradisional. Beberapa aspek dari pemakainnya menunjukkan terdapat juga manfaat sebagai anti-bakteri, anti-oksidan, anti-tumor, anti-peradangan, anti-browning dan anti-viral.

Propolis merupakan substansi resin (semacam getah tanaman) yang dihasilkan oleh lebah madu. Substansi ini telah digunakan sejak lama pada ilmu pengobatan kuno yang memiliki susunan alami dan memiliki efek penghantar imun.

Royal jelly telah terbukti mengandung berbagai macam manfaat antara lain vasolative, darah rendah, disinfektan dan menurunkan kadar kolesterol.

Selain menyehatkan Royal Jelly memiliki sifat regenerasi yang dapat membantu memperbaiki sistem reproduksi serta membantu menormalkan sistem hormonal. Selain itu, Royal Jelly juga membantu mengurangi stres yang dipercaya merupakan salah satu faktor penyebab infertilitas.

Manfaat alami dari madu, propolis dan royal jelly yang utama yaitu mengandung komposisi phenolic seperti flavanoid. Flavanoid telah terbukti memiliki manfaat alami yang sangat luas, flavanoid juga dapat menghambat lipid peroxidation, platelet aggregation, capillary permeability dan fragility yang mengandung enzim termasuk COX dan LOX

Memperoleh keturunan adalah kerja sama apik antara suami istri. Tetapi, kerja sama itu tentunya tidak bisa melupakan peran serta "pihak ketiga", yaitu Tuhan Sang Pencipta.

Anjuran mengkonsumsi Produk Perlebahan:
HDI Pollenergy 520 : 1 x 1 tablet/hari pagi hari
HDI Bee Propolis : 3 x 1 tablet/hari
HDI Royale Jelly Liquid : 2 x 1 cth/hari
HDI Clover Honey : 3 x 1 sendok makan dalam 1 gelas air.

Produk-Produk tersebut dianjurkan untuk dikonsumsi oleh suami dan istri.

COVID-19 Masih Mengintai

Meski berbagai aktivitas di ruang publik perlahan diperbolehkan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kita harus tetap waspada karena a...

PROMO BULAN INI!

Dapatkan Diskon harga yang menarik!
===============
GRATIS ONGKIR (GOSEND/GRAB, DLL) SETIAP BELANJA MINIMAL 800 RIBU
===============
INFO CEPAT
Hub. Tlp/WA 0821 9496 6109







  1. Promo-Promo lain yang tersedia (EASI STARTER SET), bisa langsung menghubungi WA Admin:

POPULAR POSTS

Recent Comments

DAFTAR MEMBER HDI Scan / klik disini:

Panduan Registrasi Online:
Cara Mendaftar Menjadi Member HDI